Sabtu, 30 Mei 2026

Bharada E Bongkar Motif Asli Ferdy Sambo Habisi Nyawa Brigadir J, Tapi LPSK Sebut Begini

Bharada E mengungkapkan motif asli Ferdy Sambo tega menghabisi nyawa Brigadir J. Namun LPSK enggan menyampaikan hal tersebut kepada khalayak publik.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E 

BANGKAPOS.COM -- Bharada E mengungkap motif sesungguhnya Ferdy Sambo tega menghabisi nayawa ajudannya.

Pengakuan motif asli Ferdy Sambo oleh Bharada E telah dikonfirmasi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Mereka mengatakan bahwa hal tersebut sesuai keterangan terbaru Bharada E atau Eliezer.

Melansir dari berbagai sumber, Ketua LPSK, Hasto Atmojo mengatakan Bharada E, mengetahui dengan jelas motif Irjen Pol Ferdy Sambo menembak Brigadir J atau Yoshua.

Hasto mengungkap, Bharada E menyampaikan pernyataan tersebut bersama informasi penting lainnya dalam proses assesmen pengajuan atas status justice collaborator atau saksi pelaku.

"Iya ada dari keterangan Bharada E, tapi ya itu sebaiknya tidak kami buka," ungkap Hasto.

Meskipun diketahui motif tersebut hampir mirip atau persis dengan motif asli tersangka Ferdy Sambo, Hasto mengungkapkan bahwa bukan kewenangan LPSK untuk menyampaikan hal tersebut kepada khalayak publik.

"Iya (Bharada E sudah menyapaikan motif pembunuhan ke LPSK, tapi itu bukan kewenangan kami mengungkapkannya kepada publik," ucap Hasto lagi.

Hasto menuturkan bahwa fokus LPSK sekarang ini hanya seputar perlindungan bagi Bharada E.

Sehingga dirinya tetap konsisten berkata jujur sepanjang sisa penyidikan.

Terutama karena Richard telah mengajukan posisi sebagai justice collaborator (jc).

Selain itu konsistensi Bharada E merupakan satu kunci agar kasus ini dapat dibuka secara terang benderang.

"Iya kan keterangannya sangat kunci sehingga karena kesaksian dia itu lah semua skenario berantakan.

Ini yang harus kita selamatkan keterangan-keterangan Bharada E ini diharapkan sampai akhir persidangan konsisten, tetap jujur," tutur Hasto.

Sebelumnya motif pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo menjadi bagian paling sulit untuk diurai penyidik, hingga saat ini belum jelas mana motif yang sebenarnya yang melatarbelakangi pembunuhan terhadap Brigadir J.

Liarnya isu di masyarakat lantaran baik penyidik, maupun beberapa pihak yang terlibat lainnya dalam kasus enggan mengungkap secara rinci motif ke publik.

Untuk itu, keterangan yang disampaikan Bharada E berimbas pada terbantahkannya skenario yang dibuat Ferdy Sambo yang awalnya peristiwa itu adalah tembak menembak.

"Iya karena keterangan itu sangat kunci berkat kesaksian dia. Karena itu lah semua skenario berantakan," ujar dia.

Untuk menjaga keterangan tetap dalam koridor kesaksian hukum, LPSK berkomitmen mendampingi Bharada E agar pernyataan-pernyataan tidak berubah.

Bahkan, LPSK akan terus mengawal Elizier sampai nanti proses persidangan dimulai.

"Ini yang harus kita selamatkan keterangan-keterangan Bharada E ini diharapkan sampai akhir persidangan konsisten nggak? Jujur tetap. Kami akan terus dampingi," kata Hasto.

(Bangkapos.com/Widodo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved