Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Kasus Tewasnya Rolan di Parkiran Karaoke Sari Laut Belitung, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Tiga tersangka diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban Rolan Pramudya (29) meninggal dunia di halaman karaoke Sari Laut.

Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com
Bangka Pos Hari Ini, Selasa, 6 September 2022. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Jajaran Satreskrim Polres Belitung telah mengamankan tiga tersangka diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban Rolan Pramudya (29) meninggal dunia di halaman karaoke Sari Laut, Tanjungpandan, Belitung, Minggu (4/9/2022) lalu.

Tiga orang tersebut berinisial WS (28) security, AT (24) juru parkir dan PR (27) waiters.

Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah seiring proses penyidikan.

“Kami sudah menetapkan tiga orang tersangka, nanti kalau ada penambahan penangkapan tersangka akan kami infokan kembali,” ujar Edi kepada harian ini, Senin (5/9/2022).

Edi menambahkan jajaran Satreskrim juga sudah melakukan otopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab pasti
kematian.

Namun terkait hasil otopsi, masih menunggu laporan dokter.

“Kami melakukan otopsi untuk mencari tahu penyebab pasti kematian tapi untuk hasilnya akan sampaikan setelah ada dari tim dokter,” kata Edi. 

Baca juga: Rolan Tewas Dikeroyok di Parkiran Karaoke Sari Laut Belitung

Ia menjelaskan motif tiga tersangka melakukan pengeroyokan hanya ikut-ikutan.

Kemudian, keributan sudah terjadi dari dalam karaoke Sari Laut sampai ke area luar.

Sebelumnya, seorang lelaki Roland Pramudya meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di halaman parkir karaoke Sari Laut pada Minggu (4/9/2022) dini hari.

Nyawa pria satu anak itu tak tertolong meskipun sempat dibawa ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Jenazah Rolan Pramudya korban yang tewas akibat pengeroyokan yang terjadi di parkiran tempat hiburan malam (THM) dan  karaoke Sari Laut (SL) menjalani autopsi di RSUD dr H Marsidi Judono, Minggu (4/9/2022) sore.

Tim yang terdiri dari Bid Dokkes Polda Babel, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Belitung, serta pihak rumah sakit membutuhkan
waktu kurang lebih 2 jam untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Dokter Forensik Bid Dokkes Polda Babel dr Suroto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar terdapat kekerasan benda tumpul seperti memar, lecet bagian tangan dan kepala.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved