Breaking News:

Video Lokal

Video Simpan Enam Gram Sabu, Seorang Pemuda Diamankan Sat Resnarkoba Polres Bangka Selatan

Pelaku diamankan pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Kemakmuran Gang Merbau, Kelurahan Tanjung Ketapang.

Penulis: Adi Saputra | Editor: Novita

BANGKAPOSCOM, BANGKA -- Tim Cheetah Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bangka Selatan  berhasil mengamankan satu orang pelaku dan barang barang bukti narkotika jenis sabu seberat 6.00 gram.

Pelaku Pebri Riansyah alias Rian (27) Bin Matasa warga Jalan Suhaili Toha, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian itu, diamankan Tim Cheetah Sat Resnarkoba Polres Bangka Selatan karena kedapatan menggunakan dan menjual narkotika jenis sabu.

Pelaku diamankan pada Senin (5/9/2022) sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Kemakmuran Gang Merbau, Kelurahan Tanjung Ketapang.

Berawal dari informasi serta penyelidikan anggota di lapangan, bahwa sering terjadi  peredaran narkotika di daerah tersebut.

Kemudian, anggota langsung melakukan penangkapan dan ditemukan narkotika jenis sabu dari tangan pelaku.

Setelah diperiksa dan digedelah dengan disaksikan oleh ketua RT setempat, pelaku mengaku bahwa barang tersebut milik dirinya.

Lalu, pelaku beserta barang bukti diamankan oleh anggota dan dibawa ke Mako Polres Bangka Selatan.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Husni Afriansyah, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, membenarkan penangkapan tersebut.

"Kami mengamankan satu orang pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu, peran dari pelaku sebagai pemakai dan pengedar di Bangka Selatan," terang Iptu Husni Afriansyah, Selasa (6/9/2022).

"Tidak ada perlawanan dari pelaku saat kita amankan. Pelaku kooperatif dan menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 6.00 gram," tambahnya.

Husni menyebut,  pelaku diduga melanggar pasal 114 ayat 2, atau pasal 112 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Pelaku kita ancam dengan hukuman minimal 6 tahun dan maskimal 20 tahun penjara," sebut Iptu Husni Afriansyah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mako Polres Bangka Selatan. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved