Breaking News:

Berita Belitung

Pj Gubernur Sebut Bangka Belitung Relevan Majukan Ekonomi Biru, Selesaikan Persoalan Tambang Ilegal

Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaludin, mengatakan pemerintah daerah sangat terhormat menjadi tuan rumah G20.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Dok/Herman
Pertemuan Development of Indonesia's Blue Economy Roadmap dihadapan para delegasi G20 Belitong di Belitung, pada Rabu (7/6/2022) di BW Suite, dihadiri beberapa pejabat Pemprov Babel dari Pj Gubernur Babel Ridwan Djamalluddin, Sekda Babel Naziarto, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi dan Suharso dari Menteri Badan Pembangunan Perencanaan Nasional (Bappenas). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaludin, mengatakan pemerintah daerah sangat terhormat menjadi tuan rumah kelompok kerja menteri pembangunan G20 yang dilaksanakan dari 7-9 September 2022 di Belitung.

Hal tersebut disampaikannya, pada pertemuan Development of Indonesia's Blue Economy Roadmap dihadapan para delegasi G20 Belitong di Belitung, pada Rabu (7/6/2022) di BW Suite.

Dikatakan, Ridwan, Indonesia sedang berupaya untuk memajukan ekonomi birunya, teruma di Provinsi Bangka Belitung yang relevan atau sejalan dengan yang dicanangkan oleh PBB didukung oleh pariwisata teknologi dan Inovasi energi. 

Ia mengatakan, Bangka Belitung dapat menjadi daerah yang memiliki potensi pariwisata dengan berbagai kekayaan hayatinya dengan daerah kepulauanya.

"Saya yakin daerah ini adalah pusat promosi pariwisata pengelolaan perikanan dan menjaga keanekaragaman hayati. Memiliki prospek besar untuk merangsang pembangunan ekonomi dan memerangi pengangguran, ketidak amanan pencarian pangan dan kemiskinan," kata Ridwan dalam pertemuan Development of Indonesia's Blue Economy Roadmap dihadapan para delegasi G20 Belitong di Belitung, pada Rabu (7/6/2022) di BW Suite.

Dikatakannya, urat nadi Indonesia bahkan terlihat dari lagu anak-anak berjudul nenekku seorang pelaut, sebagai nenek moyang dari seorang pelaut.

"Jadi ekonomi biru sangat relevan bagi kami. Ekonomi biru merupakan potensi yang sangat baik bagi Indonesia, terutama untuk meraup keuntungan ekonomi. Sementara juga membantu dalam pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut untuk pertumbuhan ekonomi meningkatkan mata pencaharian," jelas Ridwan.

Selain itu, kata Ridwan, Presiden Joko Widodo, telah berupaya untuk memperbaiki pengelolaan sektor biru yang telah tertanam dalam pembangunan jangka menengah nasional rencana 2022-2024 melalui pendekatan berbasis khusus wilayah pengelolaan perikanan dan kawasan konservasi laut.

Senada disampaikan, Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi, mengatakan ekonomi biru adalah optimalisasi potensi ekonomi laut secara berkelanjutan. 

" Bangka Belitung sebagai Provinsi Kepulauan tentu sangat berkepentingan dengan isu ini karena memiliki potensi maritim multisektor seperti perikanan, pariwisata, dan mmeiliki banyak pulau," kata Herman.

Tetapi, sayangnya kata Herman persoalan tambang dan konflik antar penambang serta nelayan dan pelaku wisata mengenai kondisi laut masih sering terjadi.

"Ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah pusat maupun daerah saat ini dan diharapkan kita mendapatkan solusi terbaik, mengingat masalah tambang ini merupakan hajat hidup masyarat Babel.

"Jadi mari kita bersama sama dengan isu ini, untuk menata kembali lingkungan di Babel, sekaligus menjadikannya pelajaran berharga untuk berhati-hati dalam menjalankan konsep pembangunan ekonomi biru. Karena lingkungan kita yang rusak akan dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Jangan kita wariskan alam Babel rusak untuk anak cucu kita kelak, ini harus ada solusi terbaik," tegasnya.

Tambang Ilegal

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved