Berita Pangkalpinang
Suharso Monoarfa Dicopot, Ketua DPW PPP Babel: Kita Perlu Kepemimpinan yang Kuat
Memang menuju pemilu 2024 itu mesti harus ada kepemimpinan yang kuat, kepemimpinan yang perlu didukung stakeholder partai
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suharso Monoarfa dicopot dari Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Serang, Banten, Minggu (30/8/2022).
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi mengatakan, pemberhentian Suharso Monoarfa tidak berdampak bagi DPW PPP Bangka Belitung (Babel).
"Bagi Bangka Belitung, saya rasa tidak ada persoalan, di internal kami tidak ada persoalan, ini hanya bagaimana kepentingan partai di atas segalanya, bukan kepentingan pribadi atau kepentingan tertentu. Bagi Babel memandang bahwa memang menuju pemilu 2024 itu mesti harus ada kepemimpinan yang kuat, kepemimpinan yang perlu didukung stakeholder partai," ujar Amri saat dihubungi bangkapos.com, Rabu (7/9/2022).
Kata Amri lagi, dukungan tidak hanya dari pengurus harian, tetapi juga majelis partai yang terdiri dari para ahli ulama dan tokoh partai yang menjadi pegangan kader partai dalam berjuang.
"Semangat untuk mengamankan rekomendasi para ulama itulah yang menjadi dasar bagi kami Bangka Belitung untuk menyetujui usulan dari pengurus harian dewan pimpinan pusat. Untuk menghadapi pemilu 2024 semakin baik, kami yakin keputusan mukernas itu terbaik," kata Amri.
Amri juga membeberkan hasil Mukernas yang salah satunya pemberhentian Suharso Monoarfa.
"Ada kegiatan Mukernas PPP di Banten yang menindaklanjuti rekomendasi dari Mahkamah Partai, agenda Mukernas salah satunya menyetujui dari rapat pengurus harian PPP, konteks ini yang disampaikam ke kami dan yang sudah diputuskan itu untuk meningkatkan kinerja partai menuju pemilu 2024," katanya.
Dia menambahkan DPW Bangka Belitung pada umumnya memiliki hubungan yang baik dengan semua kader partai begitu pula dengan Suharso Monoarfa.
"Kita semua memiliki hubungan baik, sebetulnya itu riak-riak saja, keputusan itu diambil dengan kekeluargaan, tidak ada saling membuang, karena kami pun DPW se-Indonesia berharap itu diselesaikan sebaik-baiknya," harap Amri.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220801-Wakil-Ketua-DPRD-Provinsi-Bangka-Belitung-Amri-Cahyadi.jpg)