Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BPJS Ketenagakerjaan Belum Kantongi Data Jumlah Karyawan di Babel Dapatkan Subsidi Gaji Rp600 Ribu

Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 merupakan momen yang banyak dinantikan oleh masyarakat, khususnya para pekerja.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWANTRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi - BLT subsidi gaji karyawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 merupakan momen yang banyak dinantikan oleh masyarakat, khususnya para pekerja.

Pemerintah kembali mengucurkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji kepada 16 juta pekerja.

Diketahui BSU atau BLT subsidi Gaji tahun 2022 ini akan disalurkan kepada masing-masing pekerja sebesar Rp 600.000 per orang. 

Namun hingga kini, bantuan tersebut tak kunjung diterima oleh sejumlah karyawan swasta. 

Baca juga: Antusias Ikuti Bazar Food Milenial Festival, Ratusan Pelaku Usaha Penuhi Taman Sari Pangkalpinang

Baca juga: Penataan Kota Toboali, PKL Bangka Selatan Minta Pemerintah Berikan Tempat Layak untuk Berjualan

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Agus Theodorus Parulian Marpaung menyebut pihaknya memang belum bisa memastikan kapan bantuan itu akan diberikan.

Sebab satu diantara syarat penerima BSU memiliki ketentuan yang tertuang dalam peraturan menteri ketenagakerjaan nomor 10 tahun 2022, yakni terdaftar pada kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan gaji di bawah Rp3,5 juta.

"Dapat kami informasikan untuk saat ini kami masih berkoordinasi dengan manajemen kantor pusat terkait BSU mengingat Permenaker baru terbit," jelas Agus Theodorus kepada Bangkapos.com, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Aspidsus: Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi Masjid Asrama Haji Transit Kemenag Babel

Baca juga: Pasca Penemuan Bayi di Kantong Plastik, Polres Pangkalpinang Terus Selidiki Identitas Orang Tua Bayi

Bahkan menurutnya, hingga kini data dan kapan dimulai penyaluran pihkanya masih menunggu rilis info dari manajemen pusat baik dari BPJS Ketenagakerjaan maupun Kemenaker RI.

"Belum ada informasi berapa karyawan yang akan mendapatkan atau berapa jumlah total yang akan diberikan. Karena data langsung dikeluarkan oleh pusat, termasuk data untuk Babel," ungkap Agus.

Dia meminta, karyawan yang memenuhi syarat agar dapat bersabar menunggu hingga informasi lebih lanjut bisa dikeluarkan.

( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved