Berita Bangka Barat
Dua Hari Warga Perumnas Buru Buaya Serang Manusia, Perangkat Desa Pasang Plang Peringatan
Kalau warga melihat banyak buaya yang berjemur di sana. Kolong di sana banyak kemungkinan buayanya sudah pindah ke kolong lain.
Penulis: Yuranda |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat memasang plang informasi atau peringatan jangan beraktivitas di tempat pemandian umum bekas tambang timah di desa setempat.
Pemasangan plang itu dilakukan pada Kamis (8/9/2022). Setelah warga Dusun Perumnas, Desa Sekarbiru diserangan oleh buaya berukuran tiga meter dan mendapat luka yang serius di tangan kirinya, Senin (5/9/2022) lalu.
Saat ini Sari'a (52) warga yang mendapat gigitan reptil ganas itu, sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat, Kabupaten Bangka. Setelah dirujuk dari Puskesmas Sekarbiru.
Kepala Dusun Perumnas, Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga, Ayat Imran mengatakan, warga sempat ingin menangkap buaya tersebut menggunakan pancing. Namun, sudah dua hari ini buaya yang menyerang warganya tak kunjung muncul.
"Warga sudah mengintainya dua hari ini. Tapi tidak muncul-muncul juga. Kemarin warga ada melihat bekas kakinya, diduga buaya itu sudah pindah ke kolong lain," kata Ayat Imran, kepada Bangkapos.com, Kamis (8/9/2022).
Kata dia, buaya itu diperkirakan bukan hanya satu saja. Namun untuk lebih pastinya dirinya tak tahu. Namun, beberapa waktu lalu, masyarakat yang berada melihat buaya itu berjemur di sana.
"Kalau warga melihat banyak buaya yang berjemur di sana. Kolong di sana banyak kemungkinan buayanya sudah pindah ke kolong lain," ungkapnya.
Untuk itu, dirinya bersama perangkat desa setempat dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bangka Belitung memasang pelang peringatan jangan beraktivitas di sana.
Ia juga menyampaikan, kepada masyarakat jangan membuang bangkai hewan di daerah tersebut. Pasalnya, kalau membuang bangkai tersebut dapat mengundang reptil ganas datang.
"Kami tekankan kepada masyarakat dan anak-anak jangan bermain air mandi dan mencuci di sana. Dan jangan membuang bangkai hewan sana karena dapat mengundang buaya," ucapnya.
Sementara itu, kata dia, Sari'a sedang menjalani perawatan di RSUD lantaran mendapat luka di tangan kirinya dan tangan kirinya remuk akibat digigit serta diputar oleh buaya.
(Bangkapos.com/Yuranda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220908-Memasang-plang-peringatan.jpg)