Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Masa Depan Babel Ada di Laut, Bappenas Wacanakan Ekonomi Biru Sebagai Solusi Krisis Global

Ridwan menyampaikan Indonesia sedang berupaya memajukan Ekonomi Biru, terutama di Provinsi Babel yang relevan dengan apa yang dicanangkan oleh PBB.

Editor: Tedja Pramana
Istimewa
Bangka pos hari ini. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin mengatakan Blue Economy atau Ekonomi Biru sangat relevan bagi Bangka Belitung.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan, dalam pertemuan G20 Development Ministerial Meeting (DMM) 2022 Side Event yang bertajuk "The Development of Indonesia's Blue Economy Roadmap" di Hotel BW Suite, Tanjungpandan, Belitung, Rabu (7/6/2022).

Ekonomi Biru adalah pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan mata pencaharian sekaligus pelestarian ekosistem laut.

Ridwan menyampaikan Indonesia sedang berupaya memajukan Ekonomi Biru, terutama di Provinsi Babel yang relevan dengan apa yang dicanangkan oleh PBB.

Ini juga didukung oleh pariwisata teknologi dan inovasi energi. Menurutnya, Babel daerah yang memiliki potensi pariwisata dengan berbagai kekayaan hayati dan daerah kepulauannya.

"Saya yakin daerah ini dapat menjadi pusat promosi pariwisata pengelolaan perikanan dan menjaga keanekaragaman hayati. Memiliki prospek besar untuk merangsang pembangunan ekonomi dan memerangi pengangguran, ketidakamanan pencarian pangan dan kemiskinan," kata Ridwan.

Ia juga mengemukakan Presiden Joko Widodo telah berupaya memperbaiki pengelolaan sektor biru yang telah tertanam dalam pembangunan jangka menengah nasional rencana 2022-2024.

Yaitu melalui pendekatan berbasis khusus wilayah pengelolaan perikanan dan kawasan konservasi laut.
Lanjut Ridwan, Provinsi Kepulauan Babel harus bersiap-siap untuk lebih mendorong pembangunan berbasis maritim.

Namun ada beberapa tantangan pada potensi ekonomi biru seperti sumber daya manusia (SDM), pendanaan, dan teknologi.

"Dengan tantangan-tantangan ini, kami akan mencari solusi-solusi terbaik dalam mendukung pemulihan ekonomi termasuk potensi Blue Economy," katanya.

Ia berharap kerja sama pembangunan maritim melalui ekonomi biru dapat terjalin melalui DWG G20 di Belitung ini, sehingga pemerintah daerah dapat menemukan solusi terbaik sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Potensi ekonomi maritim di Babel sangat besar, karena provinsi ini merupakan kepulauan yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan," katanya.

Konflik Tambang

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Provinsi Babel, Herman Suhadi. Menurutnya, Ekonomi Biru adalah optimalisasi potensi ekonomi laut secara berkelanjutan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved