Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Habiskan Dana Milyaran Rupiah, Eskalator di Pasar Modern Koba Kini Terbengkalai Tak Terawat

Kondisi eskalator atau tangga berjalan di Pasar Modern Koba Bangka Tengah kian memperhatinkan.

Penulis: Akhmad Rifqi Ramadhani | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Akh
Kondisi eskalator di Pasar Modern Koba. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kondisi eskalator atau tangga berjalan di Pasar Modern Koba Bangka Tengah kian memperhatinkan.

Proyek yang mengabiskan dana sekitar 1 miliar lebih Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bateng itu kini terbengkalai tak terawat.

Pantauan Bangkapos.com Jumat (9/8/2022), terlihat jelas dinding sekitar yang dilapisi lumut dan kerak hitam, kondisi bangunan yang berwarna putih itu kian lapuk dimakan waktu.

Sementara itu  bagian eskalator pun tampak tebal berdebu, bagian tangga penuh dengan karat

Kursi tunggu pun  kotor berhamburan.

Jika masuk lebih dalam, terlihat leramik putihnya menyatu dengan debu sehingga identik kesan kumuh, belum lagi berbagai asesorinya seperti kipas yang berkarat. Sarang laba-laba yang hinggap di langit-langit ruangan menambah kesan angker ruang eskalator itu.

Baca juga: Tinggi Gelombang di Perairan Bangka Belitung Capai 2,50 Meter, BPBD Imbau Nelayan untuk Waspada

Baca juga: Soal Kepemilikan Pulau Tujuh, DPRD Babel Desak Pemprov Kirim Nota Keberatan

Bahkan air hujan tampak menembus celah-celah atap yang membuat ruangan itu penuh genangan air

Proyek yang dibangun pada 2017 lalu guna menghubungkan ke lantai 2 itu pun tampak sepi, tak lagi dipenuhi dengan lapak-lapak pedagang seperti semula.

Hilir mudik masyarakat tak lagi terlihat, yang tersisa hanya bangunan kosong yang penuh kesan menyeramkan.

Yuni (51) pedagang baju di kawasan Pasar Modern Koba mengungkapkan bahwa eskalator itu tak lagi digunakan sejak 2017 lalu.

Menurutnya, hal tersebut lantaran eskalator tak berfungsi dengan baik.

"Sudah lama tidak digunakan, adalah sekitar 4 tahun lalu, sempat diperbaiki dua kali tapi habis itu dibiarkan begitu saja sampai sekarang," ucapnya kepada Bangkapos.com Jumat (9/9/2022) siang

Perempuan yang telah 20 tahun berdagang di Pasar Modern Koba ini mengakui bahwa proyek fantasis itu dibiarkan begitu saja.

Kata Yuni, sebelum eskalator rusak lapak dagangannya berlokasi di lantai dua pasar itu.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved