Breaking News:

Pangkalpinang Memilih

Siap Sukseskan Pemilu, Pemkot Pangkalpinang Siap Tindaklanjuti Masukan KPU

Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memastikan bakal segera menuntaskan permasalahan data pemilih yang tidak sinkron.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat memberikan paparan saat rapat koordinasi sinkronisasi data pemilih berkelanjutan bersama stakeholder dan persiapan Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Pangkalpinang di Swiss-Belhotel, Jumat (9/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memastikan bakal segera menuntaskan permasalahan data pemilih yang tidak sinkron pada Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2024 mendatang.

Dimana terdapat beberapa catatan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), mulai dari masalah warga yang meninggal, warga yang mutasi, batas wilayah hingga permasalahan lainnya termasuk ad hoc yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti tumpang tindih data warga terkait Pemilu 2024 mendatang. Dimana sinkronisasi data ini dinilai penting untuk mensukseskan kontestasi politik lima tahunan itu.

“Jadi ini untuk mensukseskan pemilihan presiden (Pilpres-Red), pemilihan legislatif (Pileg-Red), maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada-Red) di tahun 2024,” kata Maulan Aklil kepada Bangkapos.com, Jumat (9/9/2022).

Molen biasa Maulan aklil disapa menuturkan, berdasarkan data dari KPU Kota Pangkalpinang setidaknya sudah terdapat sekitar 135 ribu orang lebih yang masuk ke dalam data pemilih berkelanjutan pada tahun ini. Jumlah tersebut bertambah sekitar lima ribu orang lebih. Maka dari itu untuk memastikan mereka memiliki hak suara pada Pemilu 2024 nanti pihaknya akan melakukan sinkronisasi.

Usai rapat, pihaknya telah menginstruksikan para lurah dan camat untuk dapat membantu KPU. Terutama dalam pendataan dan sinkronisasi supaya data akurat. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya KPU dapat meminta data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Namun karena ada sedikit kendala, hal ini perlu kerja keras perangkat kelurahan supaya data valid.

“Kalau dulu Dukcapil boleh langsung memberi data ke KPU. Sekarang karena ada aturan, mungkin ada sedikit kejadian politik apa boleh buat, sekarang KPU harus kerja keras dan dibantu oleh lurah dan camat,” jelas Molen.

Lebih jauh lanjut dia, setelah pendataan tersebut ia ingin nantinya data masyarakat Kota Pangkalpinang langsung diberikan kepada KPU yang ditargetkan harus selesai pendataan pada 30 September 2022 mendatang. Selain itu, diberikan kepada Dukcapil dan ditembuskan ke wali kota.

Data tersebut ditegaskan bukan kepentingan politik dirinya, melainkan sebagai kepala daerah ia ingin mendapatkan data yang akurat untuk kepentingan masyarakat. Untuk kepentingan politik sendiri ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Ini juga menjadi penentuan bangsa Indonesia pada tahun 2024 mendatang.

“Saya minta bantu kawan-kawan KPU, tapi data yang didapat tadi tembuskan ke KPU, Dukcapil ketiga Walikota. Karena data yang akurat saya juga mau pegang, walikota harus punya,” sebutnya.

Kendati demikian kata Molen, pihaknya sendiri menargetkan segala permasalahan yang ada di Kota Pangkalpinang dapat selesai pada tahun 2023 mendatang. Berikut pula untuk membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) rampung pada akhir tahun 2022 mendatang.

Sementara perihal batas wilayah, hal itu akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten setempat yang berbatasan langsung dengan Kota Pangkalpinang. Dimana hal itu tidak dapat diputuskan sendiri.

“Tolong disampaikan kita senada dan seirama tolong. Supaya KPU punya data yang bagus. Karena lurah yang mau bekerja merapikan data itu yang bagus,” kata Molen. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved