Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Namanya Dicatut Masuk Anggota Parpol, KPU Babel Minta Masyarakat Lapor

Pengecekan tersebut dilakukan melalui laman info pemilu dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Penulis: Riki Pratama | Editor: Tedja Pramana
Istimewa/Davitri
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Davitri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung bersama Bawaslu beserta jajaran telah menggelar rapat pleno hasil klarifikasi atas tanggapan masyarakat terhadap keabsahan dokumen persyaratan partai politik pada Sabtu (10/9/2022) kemarin.

Pleno tersebut merupakan tindaklanjut dari tanggapan masyarakat yang merasa namanya tercantum padahal tidak pernah mendaftar sebagai anggota parpol.

Pengecekan tersebut dilakukan melalui laman info pemilu dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sebanyak tujuh orang yang namanya dicatut dari lima parpol.

Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung, Davitri mengatakan, terkait adanya nama yang dicatut menjadi anggota partai, ia telah meminta untuk melihat pada Aplikasi Sistem Informasi partai politik (Sipol).

"Pertama sudah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengecek namanya di Sipol, nah kalau di aplikasi itu kemudian secara otomatis dapat melihat NIK dan namanya sudah dicek pada Sipol," kata Davitri kepada Bangkapos.com, Minggu (11/9/2022).

Ia menambahkan, apabila masyarakat yang merasa bukan anggota Parpol tetapi ditemukan namanya dalam Sipol, dikatakan Davitri dapat melakukan klarifikasi.

"Apabila ada yang merasa namanya ada di Sipol tidak pernah merasa menjadi anggota dipersilakan melakukan klarifikasi dan sanggahan bisa dilakukan pada Sipol itu sendiri, atau ke KPU dan Bawaslu langsung," katanya.

Setelah itu, dilakukan bakal dibuat pernyataan dan verifikasi untuk menyampaikan KPU RI melalui Sipol, kemudian akan diklarifikasi ke Parpol langsung menyampaikan bahwa ini tidak menjadi anggota parpol.

"Intinya nama dicatut disampaikan ke KPU bakal ditindak lanjuti baik di KPU kabupaten/kota/provinsi. Bakal dilakukan klarifikasi," katanya.

Sementara, Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan mengatakan, pihak Bawaslu saat ini terus mengawasi terkait adanya temuan nama masyarakat yang bukan anggota parpol tetapi dicatut namanya.

"Jadi begini terkait masyarakat yang namanya dicatut NIK oleh partai politik, menjadi anggota parpol, dapat menyampaikan ke Bawaslu baik di provinsi hingga ke kabupaten. Kita ada posko pengaduanya," katanya.

Selain itu, masyarakat boleh scara langsung, memberikan dan menyampaikan keberatan namanya dicatut oleh KPU secara langsung dengan membuat pernyatan.

"Menyatakan tidak pernah menjadi anggota parpol disampaikan ke KPU dan Bawaslu dan membuat surat pernyataan bila perlu di atas materai bahwa yang bersangkutan bukan anggota partai," tegasnya.

Edi menegaskan, dalam hal ini Bawaslu akan terus memantau, terkait persoalan administrasi
dan kesalahan lainnya berdasarkan peraturan KPU Nomor 4 tahun 2022 terkait pendaftaran verifikasi, dan penetapan kepersetaan parpol.

"Kalau misalkan ditemukan hal tersebut, ada yang tidak sesuai pelaksanaan sesuai aturan KPU maka Bawaslu akan melakukan tindakan kalupun itu terjadi. Bukan hanya untuk satu daerah, tetapi semua daerah yang ada di Bangka Belitung," katanya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved