Berita Sungailiat
Dinas Pariwisata Latih Pemandu Wisata Alam
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menggelar pelatihan pemandu wisata alam atau ekowisata di Hotel Manunggal Sungailiat
Penulis: edwardi |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menggelar pelatihan pemandu wisata alam atau ekowisata di Hotel Manunggal Sungailiat, Senin (12/9/2022).
Kegiatan ini dibuka Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Politik dan Pemerintahan, Restunemi didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismi Wira Madonna.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismi Wira Madonna mengatakan ekowisata merupakan bentuk perjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Ke depan isu-isu seperti green tourism, sustainable tourism menjadi keharusan bagi pariwisata kita, sehingga hari ini dilaksanakan pelatihan pemandu wisata alam ini," kata Wira, sapaan akrabnya
Ditambahkannya, melalui kegiatan ini sebagai bentuk untuk meningkatkan kapasitas SDM agar para pelaku wisata memahami dan memiliki pengetahuan serta motivasi dan kompetensi, sehingga bisa memenuhi standar kompetensi kerja pemandu wisata.
"Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari diikuti pengelola destinasi wisata, desa wisata, pokdarwis dan perangkat desa," ujar Wira.
Sementara itu Staf Ahli Bupati Bangka, Restunemi mengatakan ekowisata saat ini menjadi tren dalam pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat.
"Pengelolaan ekowisata diharapkan peran masyarakat secara aktif ikut serta membantu daya tarik wisata, serta berdampak bagi pengembangan daya tarik wisata bagi lingkungan," kata Restunemi.
Dilanjutkannya, salah satu pendorong pengembangan ekowisata saat ini dengan munculnya desa-desa wisata. "Saya yakin di Kabupaten Bangka ini banyak sekali potensi wisata yang dimiliki desa-desa, namun perlu ada pembinaan dan promosi, seperti di desa-desa yang ada di Kecamatan Riau Silip itu ada potensi wisata air terjun, wisata pendakian gunung Maras dan lainnya," ujar Restunemi.
Diharapkan, untuk pengembangan ekowisata ini perlu peran agen-agen wisata untuk mempromosikannya. "Seperti kita lihat nama Kabupaten Belitung dan Belitung Timur bisa terangkat pariwisatanya gara-gara film Laskar Pelangi, semoga ke depan ekowisata di Kabupaten Bangka juga bisa lebih dikenal masyarakat luas," harapnya.(Bangkapos.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220912-Dinas-Pariwisata-dan-Kebudayaan-Kabupaten-Bangka-menggelar-pelatihan.jpg)