Breaking News:

Berita Bangka Barat

Ada 3.223 Honorer di Bangka Barat, Sekdin: Belum Ada Petunjuk Data Digunakan untuk Apa

Tidak ada tenaga honorer yang ada direkomendasikan oleh OPD untuk dijadikan penerimaan Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang akan datang.

Penulis: Yuranda | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Yuranda
Sekretaris Dinas (Sekdin) BKPSDMD Bangka Barat, Joko Riswanto. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Barat menyebut ada sebanyak 3.223 honorer per April 2022 di Kabupaten Bangka Barat.

Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) BKPSDMD Bangka Barat, Joko Riswanto saat dikonfirmasi, Bangkapos.com, Selasa (13/9/2022).

Kata Joko, pendata ini atas perintah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Namun, ia belum mengetahui data honorer digunakan untuk apa pihaknya akan menunggu petunjuk teknis.

"Untuk kebijakan pendataan. Kalau untuk apa, kami tidak tahu substansi untuk apa.Yang jelas kami diperintahkan untuk melakukan pendataan. Akhir September harus kualifikasi, di bulan Oktober 2022 harus finalisasi," Joko Riswanto, Selasa (13/9/2022).

Sementara itu, dia juga menyebutkan belum mengetahui secara detail terkait penerimaan honorer di lingkungan Pemkab Babar setelah tanggal 31 Desember 2021.

"Seharusnya tidak ada, karena honorer yang terima organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing. Kalau kemungkinan ada atau tidak saya kurang paham karena tidak ada laporan," kata dia.

Dirinya menegaskan tidak ada tenaga honorer yang ada direkomendasikan oleh OPD untuk dijadikan penerimaan Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang akan datang.

"Tidak ada honorer direkomendasi jadi PPPK. Biasanya ada petunjuk teknis (Juknis). Untuk syarat penerimaan PPPK berapa tahun jadi honorer kami juga masih menunggu petunjuk teknisnya," jelasnya.

Lanjutnya, pendataan ini wajib dilakukan semua honorer per tanggal 31 Desember 2021 dan bersifat wajib. Saat ini pihaknya baru mendata sebanyak 80 persen dari jumlah 3223 orang honorer.

"Semua honorer wajib di data. Per 31 Desember 2021 kemarin. Pendataannya sampai Oktober 2022. Untuk menentukan honorer lulus PPPK mereka melalui seleksi seperti tes ASN sebelumnya," ujarnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved