Breaking News:

Kepolisian

Apa Itu Direktorat PPA yang Akan Dibentuk di Kepolisian, Nantinya Mayoritas Bakal Diisi Polwan

Dibentuknya Direktorat baru di Polri ini menyusul pengesahan rancangan undang-undang tindak pidana kekerasan seksual (RUU TPKS)

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
museum.polri.go.id
Logo Polri 

BANGKAPOS.COM- Komnas HAM memberikan 5 rekomendasi untuk presiden Jokowi terkait kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

5 Rekomendasi ini diserahkan kepada presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Senin (12/9/2022).

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, ada lima rekomendasi yang disampaikan Komnas HAM kepada Jokowi.

"Karena kami harus memberikan rekomendasi (terkait kasus Brigadir J), ada lima rekomendasi kepada Presiden," ujar Taufan saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Senin.

Salah satu rekomendasi ke presiden tersebut adalah permintaan untuk mempercepat proses pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di kepolisian.

Apa Itu Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

Direktorat ini didirikan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Polda), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor (Polres).

Dibentuknya Direktorat baru di Polri ini menyusul pengesahan rancangan undang-undang tindak pidana kekerasan seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang, dalam rapat paripurna DPR, Selasa (12/4/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal membentuk d irektorat khusus pelayanan perempuan dan anak (PPA) di tingkat Bareskrim dan Polda, yang selama ini hanya berupa unit.

Sigit mengatakan, pengembangan Unit PPA menjadi direktorat, dilakukan demi menangani kasus kejahatan dengan korban perempuan dan anak.

"Karena itu saya sudah sampaikan, sekarang sedang berproses."

"Dari sisi penanganannya kita ingin ada direktorat sendiri, direktorat yang khusus menangani itu."

"Sehingga kemudian di tingkat mabes ada bintang satu."

"Maka di polda akan ada direktorat tingkat polda, sampai di bawah," ungkap Sigit, Sabtu (5/2/2022) seperti dikutip dari wartakota.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved