Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Dishub Bangka Tengah Upayakan Ganti Semua PJU Tenaga Surya Menjadi Tenaga Listrik PLN

Pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dinperkimhub) Bangka Tengah (Bateng) mencatat hampir keseluruhan lampu penerangan jalan

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kabid Perhubungan Dinperkimhub Bateng, Fernando. (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dinperkimhub) Bangka Tengah (Bateng) mencatat hampir keseluruhan lampu penerangan jalan umun (PJU) sudah diganti menjadi basis tenaga listrik dari PLN.

Tercatat, setidaknya saat ini ada sebanyak 1600 PJU yang tersebar di berbagai titik yang ada di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

1144 diantaranya adalah lampu PJU tenaga listrik dari PLN. Sedangkan sisanya masih berbasis tenaga surya.

Kepala Bidang Perhubungan Dinperkimhub Bateng, Fernando mengungkapkan, ada beberapa titik di Bangka Tengah yang memang masih perlu diberi lampu penerangan.

"Misalnya kayak di Kecamatan Lubuk Besar itu yang memang masih cukup banyak kebutuhan untuk pemasangannya," ucap Fernando, Rabu (14/9/2022).

Selain itu, disepanjang ruas Desa Penyak hingga Desa Namang juga perlu dipasang banyak lampu PJU karena kerap menjadi keluhan masyarakat.

"Sebenarnya setiap kecamatan itu pasti masih butuh PJU, terutama di jalan-jalan desa. Makanya semua wilayah kita bagi supaya pemasangannya merata," sambung dia.

Diakuinya, pemasangan lampu PJU bukan hanya menjadi tugas dari Dishub tingkat Kabupaten. 

Pasalnya ada beberapa titik yang menjadi ranah langsung dari Kementerian Perhubungan, Dishub Provinsi ataupun pemerintah desa.

"Jadi sebenarnya di pemerintah desa juga ada anggaran untuk lampu jalan. Tapi selama ini keluhan masyarakat kan selalu ke Kabupaten. Tapi setiap keluhan akan selalu kami tampung dan tetap kami koordinasikan," terangnya.

Fernando menyebutkan, lampu PJU dari tenaga listrik PLN dianggap memiliki kelebihan daripada lampu PJU tenaga surya, salah satunya dari segi perawatan yang jauh lebih mudah dan lebih hemat.

"Untuk yang tenaga surya, perawatannya jauh lebih susah karena kita harus rutin membersihkan panel suryanya. Selain itu, spare part lampu PJU tenaga Surya juga kerap dicuri, terutama akinya," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengupayakan agar seluruh lampu PJU yang ada di Bangka Tengah diganti menggunakan lampu tenaga listrik PLN.

"Untuk tahun ini kami ada penambahan pemasangan sebanyak 231 lampu PJU baru. Tahun depan juga kami dapat alokasi untuk pemasangan 250 lampu PJU. Dan itu semua berbasis tenaga listrik PLN karena kami tidak lagi melakukan pengadaan lampu PJU tenaga surya," katanya. ( Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved