Breaking News:

Human Interest Story

Sudah Ratusan Kali dari Kelas 3 SMA Jadi Pendonor, Boy Yandra Sebut Donor Darah Ibarat Ganti Oli

Boy Yandra berdasarkan data relawan donor darah PMI Kabupaten Bangka mencatat rekor sebagai pendonor darah terbanya

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Dok/Boy Yandra
Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Bangka, Boy Yandra 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Bangka, Boy Yandra berdasarkan data relawan donor darah PMI Kabupaten Bangka mencatat rekor sebagai pen donor darah terbanyak, yakni sebanyak 114 kali untuk golongan darah A.

Boy Yandra yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka mengaku sejak kelas 3 SMA sudah mulai mendonorkan darahnya.

"Dulu awalnya setahun hanya bisa 3 kali donor, tetapi sekarang ini sudah boleh 4 kali dalam setahun ikut donor dan Alhamdulillah sampai saat ini terus rutin mendonorkan darah," ungkap Boy Yandra di sela-sela kegiatan pemberian penghargaan kepada 120 relawan donor darah PMI Kabupaten Bangka di restoran Hotel Novilla Sungailiat, Kamis (15/09/2022).

 

Diakuinya, sebenarnya banyak masyarakat Kabupaten Bangka yang bersedia mendonorkan darahnya, namun ada rasa takut untuk memulai pertamanya.

"Apabila kita sudah berani memulainya, selanjutnya akan terus rutin untuk melaksanakannya," kata Boy Yandra.

Diakuinya, kegiatan mendonorkan darahnya ini hanya diniatkan untuk kemanusiaan, karena setetes darah yang didonorkan bisa menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan.

"Jangan takut untuk ikut donor darah, karena darah yang diambil untuk donor itu selanjutnya akan diproduksi baru lagi oleh tubuh kita sehingga kita juga menjadi lebih sehat, ibarat mobil/motor yang sudah lama tidak diganti oli bila diganti oli baru maka mestinya akan bagus dan awet," saran Boy Yandra.

Ditegaskannya, tidak ada orang yang sakit setelah selesai melakukan donor darah, karena sebelum donor darah itu tubuh kita diperiksa kondisinya, tekanan darah, HB darah, dan penyakit lainnya.

"Intinya orang yang ikut donor darah sudah dipastikan tubuhnya sehat," kata Boy Yandra.

Diungkapkannya, pengalaman selama ini menjadi relawan donor darah tetap, di mana 50 kali donor darah dapat penghargaan di tingkat kabupaten, untuk 100 kali dapat penghargaan tingkat provinsi dan di atas 100 kali bisa dapat penghargaan dari presiden.

"Untuk penghargaan dari presiden saya belum dapat, katanya baru diusulkan dari pihak provinsi, namun bukan itu yang kita harapkan. Saat ini usia saya 53 tahun mudah-mudahan masih bisa donor hingga usia 60 tahun," harapnya.

( Bangkapos.com'> Bangkapos.com/Edwardi)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved