Breaking News:

Advertorial

Besok Pemenang Lomba Batik Diumumkan, Sudah Kantongi Tiga Nama  

etelah hampir satu bulan lamanya pencarian motif batik khas Kota Pangkalpinang, akhirnya Dewan Kerajinan Nasional

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
istimewa
Istri Wali Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda 

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Setelah hampir satu bulan lamanya pencarian motif batik khas Kota Pangkalpinang, akhirnya Dewan Kerajinan Nasional atau Dekranasda bersama Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) setempat telah menentukan pemenangnya.   

Ketua Dekranasda Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda mengatakan, setelah menyelenggarakan lomba desain motif batik mulai 25 Juli sampai 25 Agustus 2022 lalu pihaknya telah mendapatkan nama-nama pemenangnya. Dimana nama pemenang akan diumumkan besok pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-265 Kota Pangkalpinang di Halaman Kantor Wali Kota setempat.

Di antara 30 orang lebih peserta, sudah ada tiga nama yang dikantongi oleh Dekranasda setempat untuk segera diumumkan. Sedangkan juara favorit tergantung pilihan Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

“Karena memang waktu kita juga terbatas kemarin hanya dua minggu persiapannya, sudah terpilih juara 1, 2 dan 3 serta favorit. Insya Allah, kalau favorit Itu tergantung pilihan wali kota Pangkalpinang nantinya,” kata dia kepada  Bangkapos.com, Jumat (16/9/2022).

Diselenggarakannya lomba pencarian motif batik ini ujar Monica, sudah dicanangkan sejak tahun 2019 silam. Namun, karena sejak 2020 lalu terhalang pandemi Covid-19 akhirnya perlombaan itu baru diselenggarakan tahun ini.

Ia menilai, sejauh ini sudah banyak motif batik bagus di Pangkalpinang. Akan tetapi, belum ada satupun motif batik yang menggambarkan sekaligus menjadi identitas Kota Pangkalpinang. Maka dari itu, motif batik yang menjadi pemenang nantinya akan dipatenkan untuk mendapatkan hak cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Jadi pemenangnya desainnya Insya Allah akan kita patenkan bukan atas nama Wali Kota Pangkalpinang, Molen atau Monica Haprinda. Tetapi atas nama Kota Pangkalpinang. Siapapun pengrajinnya silakan memakai desain yang sudah dipatenkan oleh Kota Pangkalpinang, jadi ini milik bersama,” kata Monica.

Lebih jauh ungkap dia, lomba desain batik diharapkan bisa jadi barometer batik khas Kota Pangkalpinang, sekaligus merangsang para pengrajin batik dan masyarakat untuk semakin mencintai kain batik khas. Maka dari itu pihaknya  mengajak masyarakat menyalurkan kreativitasnya melalui desain motif dan berkontribusi untuk Pangkalpinang.

Nantinya, para pemenang terpilih akan diberikan hadiah berupa uang tunai dan difasilitasi mengikuti pelatihan ke balai pelatihan dan kerajinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka akan didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pangkalpinang.

Selain itu, batik karya mereka akan dipasarkan secara luas. Ini untuk meningkatkan citra Kota Pangkalpinang.

“Insya Allah batik itu akan kita pasarkan, kita minta tolong kepada pengrajin kita untuk memproduksi,” sebutnya.

Walaupun begitu kata Monica, bagi para peserta yang belum beruntung tak perlu berkecil hati. Pasalnya motif batik mereka akan dipromosikan oleh Dekranasda setempat. Nanti, pihaknya akan menggandeng stakeholder terkait untuk memasarkan motif batik mereka.

Untuk para pemenang sendiri, mereka bakal mendapatkan hadiah uang tunai. Juara pertama mendapatkan hadiah sebesar Rp2 juta. Juara kedua Rp1,5 juta dan juara ketiga Rp1.250.000. 

“Kita kolaborasi, jadi mereka yang mempunyai desain tidak akan kita lupakan, karena kita sudah melihat untuk mempromosikan batik di kota Pangkalpinang,” pungkas Monica. ( Bangkapos.com/Adv/Cepi Marlianto)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved