Breaking News:

Duet ANIES - AHY Kian Menguat, AHY Ternyata Ingin Pasangannya Miliki Semangat Perubahan & Perbaikan

dari berbagai kemungkinan capres-cawapres yang ada, nama pasangan Anies-AHY menjadi yang paling representatif untuk narasi perubahan dan perbaikan ...

Kolase Serambinews.com
Anies Baswedan (kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono. (Kompas.com/Akhdi Martin Pratama/Kurnia Sari Aziza) 

BANGKAPOS.COM -- Duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) semakin menguat.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam menyebutkan,  peluang AHY berduet dengan Anies Baswedan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, juga semakin terbuka.

Besar kemungkinan Anies dicalonkan menjadi presiden, sedangkan AHY menjadi wakilnya.

"Kemungkinan mewujudkan pasangan Anies- AHY ini semakin terbuka," kata Umam kepada Kompas.com, Sabtu (17/9/2022).

Pernyataan ini mengacu karena tidak adanya deklarasi nama capres dan cawapres dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat, Jumat kemarin.

Baca juga: Inilah Mobil dan Motor yang Tak Boleh Lagi Beli Pertalite Mulai September 2022, LCGC Amankah?

Baca juga: Kisah Ciana TKW di Taiwan Mau Pulang ke Indonesia, Tak Disangka Majikan Ucap Perkataan Seperti Ini

Baca juga: 11 Detik Video Gisel dan Wijin Viral di TikTok Jadi Sorotan, Terciduk Manja dan Nempel Mulu

Baca juga: Hacker Bjorka Kembali Muncul, Kali Ini Beri Tanggapan Soal Remaja Cirebon

Baca juga: Amalan Ini Sebaiknya Dilakukan Istri pada Suami Setiap Pagi, Kata Ustaz Abdul Somad Bentuk Kemuliaan

Walaupun kader Demokrat mendorong pencapresan AHY, Umam menilai, ruang diskusi soal ini masih terbuka lebar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021) (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Sebab, Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain untuk dapat mengusung capres dan cawapres.

Lebih lanjut, nama kandidat juga tak bisa ditentukan sepihak saja.

Penilaian ini juga dilihat dari adanya penyebutan soal perubahan dan perbaikan sebagai kriteria capres dan cawapres di Rapimnas Demokrat.

Sedianya, ini merupakan kode keras dari Demokrat untuk mengusung Anies- AHY.

Sebab, narasi perubahan dan perbaikan ini hanya bisa direpresentasikan oleh kekuatan politik yang berbeda dengan rezim kekuasaaan saat ini.

"Untuk itu, dari berbagai kemungkinan capres-cawapres yang ada, nama pasangan Anies- AHY menjadi yang paling representatif untuk narasi perubahan dan perbaikan ini," kata Umam.

Menurut Umam, dari segi elektabilitas, pasangan Anies-AHY memiliki modal yang cukup.

Baca juga: Buat Si Dia yang Tidak Peka, Ini Bacaan Doa Agar Dia Merindukan dan Jadi Jodoh Idaman

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Baca juga: Gara-gara Dua Hal Ini, Jemaah Umrah Tak Bisa Shalat di Depan Kabah Masjidil Haram, Arab Saudi

Baca juga: Nikah Baru 9 Bulan, Roro Fitria Kini Gugat Cerai Suami, Andre Ungkap Nomornya Diblokir

Baca juga: Kisah Hafiz, Wanita Bersenjata Serbu Bank Lebanon, Ambil Uangnya di Tabungan Rp178 Juta Secara Paksa

Demokrat tinggal mematangkan koalisi yang selama ini sudah dibangun bersama Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk dapat mewujudkan duet pasangan tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved