Bikin Heboh, Emak-emak Bak Model Profesional di Ramayana Fashion Week
Pemandangan berbeda tersaji di depan Pusat Perbelanjaan Ramayana Kota Pangkalpinang di Terminal Lama, Kecamatan Rangkui pada Minggu (18/9/2022) sore.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemandangan berbeda tersaji di depan Pusat Perbelanjaan Ramayana Kota Pangkalpinang di Terminal Lama, Kecamatan Rangkui pada Minggu (18/9/2022) sore.
Sebuah zebra cross tepat di depan pusat perbelanjaan, tampak dipenuhi remaja perempuan dan emak-emak yang mengenakan kostum modis.
Dengan percaya diri bak model profesional, para perempuan ini berlenggak lenggok melewati zebra cross guna memamerkan kostum yang dikenakan.
Sementara itu, musik pengiring yang gegap gempita disertai dengan sorak suara penonton kian menambah heboh suasana sore tatkala para model ini berjalan satu persatu dengan aksinya yang cukup nyentrik.
Sontak aksi mereka ini mengundang atensi dari masyarakat sekitar ,bahkan beberapa pengendara tampak memberhentikan kendaraanya guna mengabadikan momentum yang dikenal dengan Ramayana Fashion Week ini.
"Dengar ada suara musik kencang terus lihat ada yang ramai-ramai, makanya gak sengaja lewat Ramayana lalu berhenti," ungkap Sava penonton yang hadir pada Bangkapos.com Minggu (18/9/2022) sore.
Tren fenomema Citayam Fashion Week yang viral beberapa waktu lalu nyatanya turut terbawa hingga Kota Pangkalpinang, meskipun pamornya saat ini kian memudar namun di Kota Pangkalpinang aksi ala fashion show ini masih bisa dijumpai.
Asisten Manager Ramayana Pangkalpinang, Yaris mengungkapkan bahwa atraksi Ramayana Fashion Week ini dapat dijumpai seminggu satu kali di pusat perbelanjaan itu yang diikuti oleh Sales Promotion Girl (SPG) serta kumpulan ibu-ibu senam di Ramayana.
"Kita sebenarnya mengikuti trend saat ini saja karena di Jakarta ada namanya Citayam Fashion Week, makanya di Pangkalpinang kita buat juga kegiatan yang mirip," pungkas Yaris.
Bahkan untuk mendukung trend itu, pihaknya pun dengan sengaja membuat zebra cross di depan Ramayana.
Kata Yaris, para model ini akan mengenakan kostum yang disediakan manajemen Ramayana. Selanjutnya mereka berlenggak lenggok di runway memperkenalkan busana itu.
Disinggung mengenai alasan pelaksanaan fashion show, Yaris mengakui bahwa ajang ini sebagai upaya mempromosikan berbagai fashion dan kostum yang dijual di Ramayana sehingga model busana yang dikenakan bisa menarik khalayak luas.
"Jadi ini mereka kita sudah sediakan kostum ya, kita siapkan tapi sistemnya pinjam saja tidak diberikan langsung, istilahnya ini upaya promosi,"tukasnya.
Kendati demikian, pihaknya pun tak mempermasalahkan jika peserta ingin memodifikasi sendiri pakaiannya di luar kostum yang diberikan. Sebab aksi nyentriklah yang akan menuai sorotan dari penonton.
Oleh karena itu, Yaris turut mengajak para komunitas dan masyarakat luas agar turut bergabung dalam pelaksanaan fashion show rutin ini.
Meskipun tak ada hadiah yang diberikan, namun para peserta terbilang cukup antusias hingga mengundang atensi masyarakat yang hadir.
"Ayo kita undang bagi siapa saja yang mau ikut fashion show, setiap Sabtu atau Minggu pasti akan kita laksanakan, silahkan datang ke Ramayana," ucapnya. (Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)