Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Atasi Masalah Sampah, DLH Bangka Selatan Budidaya Belatung, Sediakan Tempat Khusus di Pasar

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Selatan (Basel), terus berupaya untuk mengatasi permalasahan sampah.

Penulis: Adi Saputra | Editor: nurhayati
Dok/DLH Bangka Selatan
Budidayakan belatung atau magot, untuk mengurangi sisa sampah makanan baik dari rumah, pasar maupun rumah makan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Selatan (Basel), terus berupaya untuk mengatasi permalasahan sampah.

Pemerintah daerah melalui DLH Bangka Selatan melaksanakan berbagai program keunggulan, untuk mengurangi volume sampah di daerah.

Diantaranya progam yang sedang digencarkan DLH Bangka Selatan, Mari Menabung Pakai Sampah (Mama Papa) yang sudah merangangkul Organisasi Perangkat Daerah, Sekolah hingga plosok Desa.

Baca juga: Emak-emak di Pangkalpinang Beraksi, Lenggak-Lenggok Ala Model di Ramayana Fashion Week

Baca juga: Ayah Brigadir J Lelah dan Putus Asa, Sudah Selesai Lah, Toh Anak Saya tidak Kembali

Seperti dikatakan Plt. Kepala DLH Bangka Selatan Hefi Nuranda seizin Bupati Riza Herdavid, pihaknya sudah melaksanakan program bank sampah beberapa bulan terakhir.

"Alhamdulillah sampai saat ini kawan-kawan DLH Bangka Selatan bekerjasama, dengan semua pihak untuk menabung sampah di bank sampah DLH setiap Jumat pagi," kata Hefi Nuranda kepada Bangkapos.com, Senin (19/9/2022).

"Dari 50 Desa sudah tiga desa yang sekarang sudah memiliki bank sampah, terutama masyarakat menyambut baik program ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Hefi menyebutkan pihaknya sedang fokus mem budidayakan belatung atau magot, untuk mengurangi sisa sampah makanan baik dari rumah, pasar maupun rumah makan.

"Ya kami saat ini juga ada program budidaya magot yang sudah berjalan, tempatnya di belakang kantor DLH. Walaupun kondisinya belum begitu maksimal, akan tetapi sudah ada hasilnya puluhan kilogram kami budidayakan," sebut Hefi.

Para pegawai Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan menunjukan belatung atau magot yang meraka budidyakan untuk mengurangi sisa sampah makanan baik dari rumah, pasar maupun rumah makan.
Para pegawai Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan menunjukan belatung atau magot yang meraka budidyakan untuk mengurangi sisa sampah makanan baik dari rumah, pasar maupun rumah makan. (Dok/DLH Bangka Selatan)

Ia pun menjelaskan magot atau belatung memakan makanan dari sisa berbagai macam makanan, yang berasal dari rumah makan maupun buah-buahan.

"Jadi sisa makanan seperti buah-buahan maupin sayuran dari rumah makan atau pasar, akan diberikan ke magot terutama untuk mengurangi sampah organik yang ada di masyarakat," jelasnya.

Hefi pun mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat berencana akan menggandeng Dinas DKUKMINDAG Bangka Selatan, untuk menyediakan tempat khusus magot di lokasi pasar.

"Rencana kami nanti bibit atau telor magot ini nanti akan kami berikan ke DKUKMINDAG, tujuannya agar makanan magot tinghal mereka ambil dari sisa makanan yang ada di pasar dan diberikan ke magot," ungkap Hefi.

Selain itu Hefi pun menerangkan bank sampah DLH Bangka Selatan, kurang lebih empat terakhir sudah banyak mengumpulkan sampah bekas yang di tabung.

"Kalau tidak salah 1.5 ton sampah yang sudah kita kumpulkan, itu pun berkat kerjasama kawan-kawan semua. Semoga kedepan program ini akan berjalan sesuai rencana," jelasnya.

Baca juga: Pengurus Masjid Al Hidayah Cendrawasih Siap Gelar Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad, Ini Tanggalnya

Baca juga: 2 Bulan Penghapusan Pungutan Ekspor CPO, Segini Harga Sawit di Bangka Belitung Sekarang

Sementara itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Bangka Selatan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Yo kita sama-sama jaga lingkungan kita jangan sampai membuang sampah sembarangan, kalau bisa di tabung di bank sampah DLH Bangka Selatan kami siap menerimanya," imbau Hefi.

Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan terus melakukan berbagai cara dan program, untuk mengatasi sampah di masyarakat.

Dengan adanya program-progam DLH kedepan akan memberikan manfaat, terutama lingkungan akan menjadi bersih.

( Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved