Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kasus Aktif Covid-19 di Babel, 12 Orang Dirawat di Rumah Sakit, Mikron:Covid-19 Masih Mengancam Kita

Hingga tanggal 18 September 2022, ada 77 kasus aktif Covid-19 di Bangka Belitung.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Ist/ Boy Yandra
Ilustrasi Tim GTPPC Kabupaten Bangka saat melakukan penjemputan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan keluarganya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hingga tanggal 18 September 2022, ada 77 kasus aktif Covid-19 di Bangka Belitung.

Dari total itu, sebanyak 65 orang menjalani isolasi mandiri dan 12 orang lagi dirawat di rumah sakit.

" Kasus Covid-19 masih mengancam kita sehingga paling efektif adalah vaksin. Yang dirawat di rumah sakit itu biasanya adalah yang memiliki penyakit komorbid,"  jelas Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariska, Senin (19/9/2022).

Lebih lanjut, dia menjelaskan  penanganan di rumah sakit sesuai standar yakni pasien diisolasi dan diberikan obat.

"Sedangkan yang isolasi mandiri juga tetap dilakukan pengawasan oleh faskes setempat, yang tentu saja kawan-kawan karena pandemi, maka tetap melakukan sesuai SOP yang ada," kata Mikron.

Untuk pencegahan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Satgas Tugas Vaksinasi untuk melaksanakan vaksin di berbagai tempat.

Berbicara tentang cakupan vaksin booster, berdasarkan dari data Tim Surveilance dan Epidemiologi KKP Kelas III Pangkalpinang, hingga tanggal 18 September 2022, sudah 31,89 persen.

Angka cakupan ini lebih besar dibanding dengan cakupan Nasional  yang baru 26,68 persen.

"Tahap ketiga ini masih di tengah, dalam pencapaian booster, di urutan pertengahan dan kita sudah di atas nasional. Tapi tetap kita upayakan lebih optimal," kata Mikron.

Tidak hanya optimalkan vaksinasi, pihaknya terus gencar mensosialisasikan protokol kesehatan, agar masyarakat tidak lalai saat berada di luar ruangan.

"Untuk prokes tetap ya imbauan-imbauan kita laksanakan, memang ada event besar yang sulit dihindari untuk pelaksanaannya. Yang kita harap sumberdaya manusia dan infrastruktur kesehatan untuk dioptimal," kata Mikron.

( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved