Breaking News:

Kiamat Mobil Pakai BBM Tak Lama Lagi, Ini Bukti hingga Aturan Terbarunya

Kiamat Mobil Pakai BBM Tak Lama Lagi, Ini Bukti hingga Aturan Terbarunya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
bangkapos.com
Display Mobil listrik Hyundai IONIQ 5 di Hyundai Bangka. 

BANGKAPOS.COM - Kiamat Mobil Pakai BBM Tak Lama Lagi, Ini Bukti hingga Aturan Terbarunya

Makin tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat beragam inovasi pun harus ikut berbenah termasuk soal kendaraan.

Penggunaan kendaraan dengan menggunakan BBM pun perlahan akan lengser.

Bukti terbarunya adalah, di mana pemerintah menggenjot ekosistem kendaraan listrik di Indonesia khususnya melalui kendaraan dinas pemerintah.

Presiden Jokowi telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (EV) Sebagai Kendaraan Dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Baca juga: 15 Detik Video Gisel Viral di Tiktok, Hanya Lakukan Ini Videonya Ditonton Jutaan Kali

Baca juga: Bjorka dan Nikita Mirzani Saling Ejek di Media Sosial, Singgung Soal masa Lalu dan Data dari RT

Adapun Inpres yang ditandatangani Presiden pada 13 September 2022 itu menyebutkan, Inpres dibuat dalam rangka percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.

Tak hanya itu, Untuk mempercepat elektrifikasi di Indonesia, pemerintah juga mengizinkan setiap orang untuk mengonversi mobilnya menjadi mobil listrik.

Tapi, tidak bisa sembarangan juga dalam melakukan konversi tersebut.

Pemerintah RI sudah menetapkan aturannya, termasuk soal bengkel yang melakukan konversi mobil listrik. Sebab, melakukan konversi mobil listrik juga harus mengutamakan keselamatan dan keamanan penggunanya.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 15 tahun 2022 tentang Konversi Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Aturan tersebut melengkapi Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 65 tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Jadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Aturan ini yang dapat dijadikan payung hukum bagi setiap bengkel yang melakukan konversi mobil listrik. Sehingga, semakin banyak ke depannya yang menggunakan mobil listrik di jalan raya.

Alasan lain mengapa pemerintah mendukung konversi mobil listrik adalah agar kendaraan elektrifikasi dapat menjangkau segala lapisan masyarakat.

Baca juga: Ternyata Ini PSK Langganan Jackie Chan, Tiap Malam Selalu Dikunjunginya hingga Mendapat Julukan Ini

Baca juga: 15 Detik Video Gisel Viral di Tiktok, Hanya Lakukan Ini Videonya Ditonton Jutaan Kali

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa siapa pun yang berminat untuk mengonversi mobil konvensional menjadi mobil listrik bisa dilakukan di bengkel umum, lembaga, atau institusi yang telah memenuhi persyaratan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved