Breaking News:

PMI Babel Gelar Pelatihan Spesialisasi Petugas Ambulans

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Bangka Belitung menggelar pelatihan spesialisasi petugas

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
PMI Babel
PMI Babel menggelar pelatihan spesialisasi petugas ambulans untuk pertama kalinya di Hotel Aksi, Mendo Barat, selama tujuh hari terhitung (19-25/9/2022) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pelatihan spesialisasi petugas ambulans untuk pertama kalinya. 

Ketua PMI Babel, Abdul Fatah membuka kegiatan yang digelar di Hotel Aksi, Mendobarat, selama tujuh hari, Tanggal 19-25 September 2022.

Ketua PMI Babel, Abdul Fatah saat membuka kegiatan pelatihan spesialisasi petugas ambulans untuk pertama kalinya di Hotel Aksi, Mendo Barat, selama tujuh hari terhitung (19-25/9/2022).
Ketua PMI Babel, Abdul Fatah saat membuka kegiatan pelatihan spesialisasi petugas ambulans untuk pertama kalinya di Hotel Aksi, Mendo Barat, selama tujuh hari terhitung (19-25/9/2022). (PMI Babel)


Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari PMI asal Bandung, Ahcmad Afkorid, PMI asal Jakarta, Agus Bastian dan PMI asal Malang, Hesin Noval. Hadir pula, Laksmi Abdul Fatah, Jajaran Pengurus PMI Babel, Plh Dirut RSUD Soekarno, para narasumber dan peserta pelatihan spesialisasi petugas ambulans.

Ketua PMI Babel, Abdul Fatah mengatakan, pelatihan ini baru yang pertama kali diselenggarakan PMI Babel

Menurutnya, peran penting kru ambulans adalah menstabilkan dan merawat pasien secara cepat untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. "Oleh karena itu, sumber daya dalam tiap ambulans yang mumpuni sangat diperlukan. Dengan berkembangnya teknologi pertolongan, dan ilmu kedokteran, maka kru ambulans dituntut selalu belajar mengikuti perkembangan zaman," kata Abdul Fatah.

Pihaknya memastikan, selalu berusaha memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat. "Mengingat masalah kesehatan bulanlah urusan pemerintah atau dinas Kesehatan saaja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama," jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Faiz Marzuki menjelaskan, kegiatan yang diikuti sebanyak 22 peserta ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta sebagai kru ambulans. 

Selain itu, untuk meningkatkan kepekaan dan ketepatan dalam mengambil keputusan sebagai kru ambulans.  "Termasuk meningkatkan kesiapan kru ambulans dalam situasi kegawat daruratan baik kecelakaan maupun bencana," kata Faiz. (Advertorial/PMI Babel)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved