Breaking News:

Berita Kriminalitas

17 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Air Ruay Bangka

Ketiganya terlibat perbincangan. Intinya, Sumiati dan Sudarpis memberikan nasihat karena Mariza kerap pergi tanpa kabar berhari-hari.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Novita
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Sat Reskrim Polres Bangka menggelar rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Pemali Kabupaten Bangka, Rabu (21/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 17 adegan diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan dengan tersangka Mariza (36) terhadap Sudarpis ((46) di TKP Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, Rabu (21/9/2022).

Pada peristiwa tersebut, korban lain Sumiati (55), mengalami sejumlah luka tusukan di bagian punggung dan tangannya.

Rekonstruksi dilaksanakan guna melengkapi berkas berita acara pemeriksaan dan mencocokkan keterangan di BAP. Rekonstruksi digelar oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bangka dihadiri oleh JPU Kejari Sungaliat. Rekonstruksi menghadirkan Sumiati, saksi korban selamat, dan Yusuf, suami Sumiati.

"Ada 17 adegan dan rekonstruksi sudah sesuai dengan BAP tersangka dan saksi saksi kejadian," kata Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Rene Zhakaria

Tersangka Mariza dijerat pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dab pasal 351 ayat 2 KUHP, dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup

Pasal pembunuhan berencana yang dijeratkan tersebut, sesuai tindak tanduk tersangka yang telah lebih dulu mempersiapkan sebilah pisau untuk menghabisi korban. Pisau tersebut ia sembunyikan di bawah batang pisang mati yang roboh di sebelah depan tanah kosong samping rumah Sumiati.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Desa Air Ruay Bangka Dipastikan Bukan Adik Angkat korban, Ini Status Sebenarnya

Itu terungkap dalam adegan pertama dan kedua rekonstruksi yang digelar langsung di lokasi kejadian di Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka.

Di adegan berikut saat kejadian yang terjadi Minggu, 1 Mei 2022, tersangka Mariza sedang duduk di teras rumah Sumiati. Selanjutnya, Sudarpis datang mengendarai motor menemui Sumiati sembari membayar utang di warung milik Sumiati.

Ketiganya terlibat perbincangan. Intinya, Sumiati dan Sudarpis memberikan nasihat karena Mariza kerap pergi tanpa kabar berhari-hari. Mariza yang emosi kemudian mengambil pisau yang ia sembunyikan kemudian mendatangi Sudarpis.

Kemudian Sudarpis berlari ke dalam rumah melihat Mariza menghunus pisau. Saat di dalam rumah di bagian ruang tamu, Mariza menusukkan pisau yang ia pegang ke bagian dada kiri Sudarpis yang menyebabkan luka tusukan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved