Breaking News:

Inilah Perintah Terbaru Jokowi Untuk Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan Wajib Lapor 6 Bulan Sekali

Perintah presiden tersebut tertuang dalam intruksi presiden (Inpres nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai

Editor: M Zulkodri
ist
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

BANGKAPOS.COM---Presiden Joko Widodo memberikan tugas baru kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan

Tuga baru tersebut, soal mempercepat pelaksanaan program kendaraan listrik.

Perintah presiden tersebut tertuang dalam intruksi presiden (Inpres nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Inpres ini sendiri diterbitkan pada 13 September 2022 lalu.

Dilansir dari kompas.com dari inpres tersebut, setidaknya ada tiga pokok tugas yang mesti dijalankan luhut terkait percepatan pelaksanaan prograam kendaraan listrik.

(Pertama), melakukan koordinasi, sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas pelaksanaan Instruksi presiden ini,demikian bunyi dalam Inpres itu, dikutip Kompas.com, Minggu (18/9/2022).

Kedua, melakukan penyelesaian permasalahan yang menghambat implementasi percepatan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional dan kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat serta pemerintahan daerah.

Ketiga, melaporkan pelaksanaan Inpres ini kepada presiden secara berkala setiap enam bulan sekali atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Selain Luhut, Jokowi juga memberikan tugas kepada menteri lainnya dalam program kendaraan listrik.

Mereka meliputi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selanjutnya Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dan sejumlah menteri lainnya.

Sebelumnya, Jokowi memerintahkan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai kepada jajarannya di pusat dan daerah.

Hal itu diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Listrik (Battery Electic Vehicle) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas instansi pemerintah pusat dan daeah dapat dilakukan lewat skema pembelian, sewa, maupun konversi kendaraan bermotor bakar.

"Penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah dapat dilakukan melalui skema pembelian, sewa, dan/atau konversi kendaraan bermotor bakar menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," demikian bunyi diktum ketiga Inpres 7/2022.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved