Breaking News:

Berita Bangka

Kabupaten Bangka Tambah Empat Kasus Covid-19, Tak ada Pasien Sembuh Hari ini

Saat ini hanya enam pasien dirawat di rumah sakit, sedangkan 13 orang lainnya menjalani isolasi mandiri atau isoman.

Penulis: edwardi | Editor: Tedja Pramana
Istimewa
Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus penularan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka pada hari ini, Rabu (21/9/2022) terjadi penambahan empat kasus baru, sedangkan pasien sembuh tidak ada dan meninggal dunia tidak ada. Jadi jumlah kasus aktif Covid-19 saat ini ada 19 orang.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni AS (27), perempuan warga Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali, MDP (8), laki-laki Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali, MZS (30) laki-laki warga Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali di mana ketiganya satu keluarga dan DSL (40) warga Desa Labu Kecamatan Puding Besar.

"Jadi jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini jadi 19 orang," kata  Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra pada Rabu (21/9/2022) malam.

Ditambahkannya, jadi dari 19 orang pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Bangka ini tersebar di enam kecamatan, yakni enam orang warga Kecamatan Sungailiat, satu orang warga Kecamatan Riau Silip, satu orang warga Kecamatan Puding Besar, tujuh orang warga Kecamatan Pemali, satu orang warga Kecamatan Mendo Barat dan Kecamatan Belinyu ada tiga orang.

"Jadi untuk Kecamatan Merawang dan Bakam saat ini tidak ada kasus Covid-19 atau zona hijau," ujar Boy Yandra.

Diungkapkan jadi jumlah seluruh kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka tercatat 12.132 orang, dengan pasien kesembuhan ada 11.714 orang dan meninggal dunia ada 399 orang," ujar Boy Yandra.

Diungkapkannya, untuk jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang disiapkan di rumah sakit yang ada di Kabupaten Bangka sebanyak 156 bed (tempat tidur).

"Saat ini hanya enam pasien dirawat di rumah sakit, sedangkan 13 orang lainnya menjalani isolasi mandiri atau isoman," kata Boy Yandra.

Diungkapkannya, untuk vaksinasi bagi masyarakat umum untuk vaksin pertama 82,19 persen dan vaksin 2 sudah 69,94 persen, sedangkan vaksin booster 30,38 persen.

"Untuk vaksinasi booster kedua bagi tenaga nakes sudah 34,15 persen," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved