Breaking News:

Najwa Shihab: Bisnis Media Itu Berat, Bikin Berita Berkualitas Itu Mahal!

Najwa Shihab membeberkan jawabannya saat ditanyai bagaimana pandangannya soal dunia jurnalistik dan bisnis media saat ini

Instagram/najwashihab
Jurnalis, host Najwa Shihab 

BANGKAPOS.COM - Jurnalis sekaligus presenter, Najwa Shihab memberikan pandangannya soal bisnis media dan berita berkualitas yang menurutnya mahal.

Hal itu diungkapnya usai ditanyai soal pandangannya terhadap dunia jurnalistik saat ini.

Seperti yang diketahui Najwa Shihab sudah cukup dikenal publik karena malang melintang tampil di layar kaca.

Dia dikenal sebagai sosok jurnalis yang lugas dan cerdas saat melayangkan pertanyaan kepada narasumbernya.

Wanita yang juga aktif menjadi aktivits tersebut juga telah mewawancarai hampir semua tokoh-tokoh politik penting di Indonesia.

Berkiprah selama hampir 20 tahun di dunia jurnalistik, tentu Najwa Shihab sudah menelan banyak pengalaman yang pahit dan manis selama bertugas.

Dia juga tentu memiliki cara pandang tersendiri ketika melihat dunia jurnalistik saat ini.

Najwa Shihab membeberkan jawabannya saat ditanyai bagaimana pandangannya soal dunia jurnalistik dan bisnis media saat ini.

Praktis, Najwa Shihab pun memiliki pandangan sendiri soal bagaimana dia melihat dunia jurnalistik saat ini.

Jawaban soal itu lantas diungkapnya saat berbincang bersama Tike dan Ronald di YouTube Ro Tivi

"Kalau ngeliat dunia jurnalistik sekarang gimana?" tanya Ronald.

Najwa Shihab langsung memberikan ujarannya.

"Menurut gua karena tuntuntan industri juga sih," ujar Najwa Shihab.

Dikatakan Najwa Shihab saat ini media kebanyakan memiliki tujuan untuk menyajikan berita tercepat atau tereksklusif.

Seiring itu Najwa Shihab juga memberikan pandangannya soal bisnis media yang menurutnya kini cukup berat dan jadi tantangan.

"Belum lagi bisnis media tuh sekarang berat, nemuin bisnis modal untuk nyari revenue media tuh salah satu hal yang paling menantang menurut gue," imbuhnya.

Najwa Shihab di YouTube RoTivi
Najwa Shihab di YouTube RoTivi (YouTube/RoTivi)

Menurut Najwa Shihab tantangan tersebut tak hanya berlaku untuk media-media yang ada di Indonesia, tetapi juga media-media lain di luar negeri.

Najwa Shihab juga mengakui setiap diundang menjadi pembicara, salah satu topik yang menjadi sorotan adalah soal bisnis modal media.

"Setiap kali gue diundang untuk bicara soal media pasti yang how do you find bisnis modal," lanjutnya.

Sulitnya soal bisnis modal media menurut Najwa Shihab satu di antaranya lantaran banyak orang yang tak mau berlangganan berita.

"Karena orang kita tuh nggak mau bayar buat langganan berita," tutur Najwa Shihab.

Padahal menurutnya untuk membuat sebuah berita yang berkualitas itu mahal.

Mahal yang dimaksud Najwa Shihab adalah dalam artian ketika membuat sebuah berita akan banyak menemui tantangan sana sini-sini dan mengeluarkan kocek tak sedikit untuk membeli peralatan liputan maupun investasi.

"Lu harus investasi, harus gaji reporter reporter pun nggak bisa yang setahun dua tahun harus yang punya rekam jejak biar nggak ngasal-ngasal, kalau mau investigasi beli hidden camnya juga mahal cuy, belum lagi harus ngeluangin waktu, nggak bisa sehari jadi, harus bolak-balik ke sana dan sebagainya," jelas Najwa Shihab.

Tantangan itu tentunya dihadapi oleh orang-orang berkutat di bisnis media tersebut, termasuk jurnalis yang mencari berita.

"Jadinya mahal untuk menghasilkan sebuah berita yang berkualitas," tegas Najwa Shihab lagi.

Sehingga Najwa Shihab menyayangkan sikap masyarakat yang kurang tertarik untuk berlangganan berita.

"tapi lu maunya yang gratisan, gimana media bisa hidup," celoteh Najwa Shihab.

Namun dikatakan Najwa Shihab itu hanya lah satu di antaranya saja, dan masih banyak penyebab-penyebab lainnya.

"Banyak hal, tapi emang berat menurut gue," pungkasnya.

Sebagai informasi Najwa Shihab pun telah membangun sebuah usaha media rintisan yakni platform Narasi TV bersama dua orang rekannya pada 2017 lalu.

Channel Najwa Shihab di YouTube itu pun menjadi salah satu karya yang ditelurkan dari startup miliknya.

Membangun NarasiTV membuat Najwa Shihab seperti terjun di dunia baru yang membuatnya harus lebih banyak belajar menjadi seorang entreprenenur atau pebisnis.

Tak mulus, Najwa Shihab sempat menemui kendala dan kekhawatiran, salah satunya takut tak sanggup membayar gaji orang yang telah bersedia berhenti dari pekerjaannya demi membangun NarasiTV bersama.

"Mereka mencoba hal yang baru, mengambil resiko itu, dan faith in me in Narasi untuk sama-sama membangun ini, saya sempat 'duh, kalau enggak bisa gaji orang gimana ini'," kenang Najwa saat itu.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved