Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Nama Tercantum di Sipol, 28 Warga Kota Pangkalpinang Lapor ke KPU Pangkalpinang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang mencatat sebanyak 28 aduan masuk terkait dengan pencatutan nama berdasarkan nomor induk kependudukan.

Penulis: Akhmad Rifqi Ramadhani | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani
Ketua KPU Kota Pangkalpinang Fenti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang mencatat sebanyak 28 aduan masuk terkait dengan pencatutan nama berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai kader partai politik (parpol) dalam sistem informasi partai politik (Sipol).

Aduan tersebut masuk saat proses tahapan klarifikasi masyarakat termin 1 yang berlangsung sejak 1 Agustus-14 September 2022. 

"Jadi mereka melakukan pengecekan di Sipol itu dan terdaftar di salah satu partai politik, dan mereka tidak merasa jadi anggota partai kemudian mereka melaporkan ke KPU untuk dihapuskan," ungkap Ketua KPU Pangkalpinang Fenti kepada Bangkapos.com kepada Rabu (21/9/2022) siang.

Fenti mengungkapkan, latar belakang para pelapor ini bervariasi, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer dan pegawai swasta maupun masyarakat yang terpampang di Sipol dari salah satu partai.

Sementara warga yang malapor lanjut dia, tersebar di beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kota Pangkapinang. 

Menurut Fenti, setelah pengaduan tersebut, pelapor diminta untuk membuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi anggota salah satu parpol.

Selanjutnya KPU langsng berkoordinasi terhadap parpol yang bersangkutan.

"Pelapor dan parpol kita panggil baru selanjutnya tindak lanjut dilakukan oleh parpol untuk menghapus nama tersebut,"jelasnya.

Di samping itu, dirinya menambahkan bahwa proses tanggapan masyarakat masih berlangsung pada termin dua mulai 15 September hingga12 Oktober 2022, sehingga masyarakat tetap bisa melapor ke KPU jika ada temuan nama yang tercantum sipol.

Oleh karena itu dengan adanya temuan tersebut, KPU Kota Pangkalpinang mengimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat agar melakukan pengecekan NIK di Sipol seperti di https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik.

"Jadi kami mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pengecekan NIK pribadi. Dan jika tercantum sebagai keanggotaan parpol tetapi tidak merasa tergabung silahkan laporkan ke kami," ungkap dia.

(Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved