Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pembangunan Stadion di Bangka Barat Masih Minim, Dana Hibah Rp 15 Miliar Belum Bisa Dicairkan

Progres pembangunan stadion yang masih minim, membuat dana hibah Rp 15 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Kabid Olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Bangka Belitung, Harun. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Progres pembangunan stadion yang masih minim, membuat dana hibah Rp 15 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung untuk Porprov 2023 di Kabupaten Bangka Barat belum dapat dicairkan. 

Hal ini diungkapkan Kabid Olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Bangka Belitung, Harun saat dikonfirmasi Bangkapos.com diruang kerjanya.

Diketahui sebelumnya untuk stadion yang menjadi venua Porprov 2023, hingga kini belum dapat merampungkan terkait venue yang akan dipergunakan pada 22 Juli 2023 nanti. 

"Rp 15 miliar inikan berdasarkan progres kegiatan pembangunan itu sendiri, jadi kalau mengacu kepada pergub untuk bantuan disesuaikan dengan proses pekerjaan jadi ada beberapa tahapan. Saat ini yang jelas Bangka Barat baru selesai melaksanakan lelang, dan paling baru tahap pengusulan uang muka," ungkap Harun, Rabu (21/9/2022). 

Baca juga: Selamatkan Honorer dari PHK Massal, Kepala Daerah dan DPRD Diminta Kompak Tolak Penghapusan Honorer

Baca juga: Ridwan Djamaluddin Dilirik Jadi Calon Gubernur di Pilkada 2024, Begini Kata Ketua DPD PDIP Babel

Namun Pemprov Bangka Belitung sebelumnya juga sudah mengucurkan dana Rp 20 Miliar pada 2021 lalu, melalui dana bantuan keuangan untuk penyiapan venue terutama lintasan atletik. 

"Tahun 2022 ini akan dikucurkan lagi anggaran untuk penyelesaian tribun stadion Rp 15 Miliar, sedangkan biaya penyelenggaraan yang pasti berdasarkan permintaan terakhir pemprov sudah mencadangkan anggaran Rp 15,8 miliar yang pasti Rp 35 Miliar yang akan dibantu pemprov dalam persiapan Porprov 2023," jelasnya. 

Lebih lanjut untuk Porprov 2023 akan mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor) diantaranya atletik, sepak bola, voli indoor/outdoor, voli pantai, basket, takraw, bulutangkis, tenis meja, tenis, catur, pencak silat, karate, tinju, binaraga, bilyard, renang, gulat, menembak, taekwondo, balap sepeda dan panahan. 

Dari 20 cabor tersebut para atlet akan berjuang meraih medali dengan total 1.045 medali yang terbagi 307 medali emas, 307 perak dan 431 medali perunggu. 

"Pemprov sudah melaksanakan rapat koordinasi terkait dengan penetapan cabang olahraga, kemudian terkait dengan penetapan nomor pertandingan, kuota peserta, maupun medali," ucapnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Bantuan Dana Parpol, Baru Satu Partai Politik Diusut Jaksa, Begini Kata Kasi Pidsus

Sementara itu terkait mutasi atlet dari luar Provinsi Bangka Belitung, Harun berharap atlet hasil mutasi dapat terus membawa nama Bangka Belitung di ajang event olahraga nasional. 

"Untuk atlet dari luar pemilihannya harus lebih selektif, karena ditakutkan mereka hanya mengincar juara lalu nanti belum tentu bisa terpakai oleh Pemprov Bangka Belitung untuk keperluan di event nasional. Kalau regulasi sudah disepakati, kami dari Pemerintah membantu intinya bagaimana pelaksanaan Porprov berjalan baik dan berjalan sesuai dengan tujuan," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved