Breaking News:

Berita Bangka Barat

Bangka Barat Tambah Dua Pasien Terpapar Virus Covid-19, Ibu Hamil dan Lansia Jalani Isolasi Mandiri

Pasein yang terkonfirmasi positif ini akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan, sesuai standar ketentuan yang dikeluarkan pemerintah.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Kasatgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursandi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat mengungkap ada penambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat pada Kamis (22/9/2022).

Kini pasien yang menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing, berjumlah sembilan orang, setelah sebelumnya tujuan orang sedang dalam perawatan. Mereka dipantau oleh tenaga kesehatan setempat.

Ketua Satuan Gugus Tugas (Kasatgas) Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi, menyebut, kedua orang tersebut warga Kecamatan Muntok dan Simpangteritip.

"Iya dua orang penambahan pasien terkonfirmasi positif. Kini menjadi sembilan orang yang menjalani isolasi mandiri. Dua orang ini merupakan warga kecamatan Muntok dan Simpangteritip," kata Sandi, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Kata dia, kedua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini berusia 63 tahun seorang lelaki, dan ibu hamil berusia 22 tahun. Keduanya diketahui positif covid saat periksa kesehatan di puskesmas setempat.

"Kalau bapak-bapak berusia 63 tahun warga Muntok dan ibu hamil berusia 22 tahun itu warga Simpangteritip. Mereka hendak cek kesehatan, rupanya telah terjangkit virus corona. Dan mereka menjalani isolasi mandiri," bebernya.

Pasein yang terkonfirmasi positif ini akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan, sesuai standar ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"10 hari ke depan mereka akan isolasi mandiri. Itu sudah sesuai ketentuannya yang baru," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan bagi masyarakat yang belum vaksinasi Covid-19 segera hingga vaksin booster.

"Kita tekanan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan segera vaksinasi yang belum satu, dua hingga vaksin booster," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved