Breaking News:

Diungkap Boyamin Saiman, Bukan Hanya Anak Buah Sambo, Jet Pribadi T7-JAB Juga Dipakai Menteri Jokowi

Diungkap Boyamin Saiman, Bukan Hanya Anak Buah Sambo, Jet Pribadi T7-JAB Juga Dipakai Menteri Jokowi

Editor: Dedy Qurniawan
Kolase Brigjen Hendra dan Jet Pribadi
Anak buah Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan dan jet pribadi T7-JAB - Diungkap Boyamin Saiman, Bukan Hanya Anak Buah Sambo, Jet Pribadi T7-JAB Juga Dipakai Menteri Jokowi 

BANGKAPOS.COM -  Kooridnator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkap fakta soal jet pribadi T7-JAB yang digunakan anak buah Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan.

Menurut Boyamin, ia puny a bukti bahwa jet pribadi T7-JAB juga pernah dipakai menteri Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

Fakta soal jet pribadi T7-JAB ini diungkap Boyamin Saiman pada acara Kompas Petang KOMPAS TV, Rabu (22/9/2022).

“Saya punya foto dua tempat, satu di Aceh, satu di Purwokerto, dipakai menteri kabinet kita,” ungkap Boyamin Saiman.

Namun, kata Boyamin Saiman, saat ini jet pribadi T7-JAB sudah tidak ada di Indonesia dan berada di Eropa.

“Sudah di Eropa hari-hari ini, sudah semakin menjauh dari Indonesia, sudah bergeser ke Thailand, Thailand terus Dubai, Dubai baru Eropa, jadi nampaknya hari-hari ini sudah di Eropa, dijauhkan dari Indonesia, kira-kira begitu,” kata Boyamin Saiman.

Boyamin menduga jet pribadi T7-JAB entitasnya dimiliki oleh perusahaan tambang batu bara di Kalimantan.

“Kira-kira yang membeli lah, yang memiliki, yang memasokkan ke Indonesia, operatornya namanya PT AA,” ucap Saiman.

Jadi dalam penggunaan jet pribadi T7-JAB, Boyamin menilai hanya kemauan baik dari penegak hukum terutama kepolisian, baik Irsus (inspektorat khusus) maupun Timsus atau pun Irwasum (inspektorat pengawasan umum)  untuk melacak.

“Karena apa pun ini adalah berkaitan dengan tidak tugas negara, paling tidak bisa bisa dianggap dugaan gratifikasi fasilitas,” kata Boyamin.

“Karena kalau itu dianggap sewa, minimal Rp50 juta per jam, kira-kira ke Jambi itu ya bisa persiapan, terbang, terus turun di sana, terus balik lagi, ya 3 jam lah minimal, berarti Rp150 juta lah, nah Rp150 juta itu angka di atas gratifikasi, karena Rp500.000 kalau gratifikasi itu maksimal.”

Namun, lanjut Boyamin, jika penggunaan jet pribadi T7-JAB dibayar dengan kantong pribadi, tentu saja itu tidak masuk ke dalam unsur gratifikasi.

“Tapi kalau itu ternyata gratisan karena disediakan pihak lain maka bisa menjadi dugaan gratifikasi jadinya. Setidaknya gratifikasi itu kan sederhana bagi yang menerima 30 hari tidak melaporkan ke KPK bisa dianggap gratifikasi dan bisa saja kalau didalami ada konflik kepentingan dan segala macam,” ucap Boyamin.

Baca juga: Ramai Soal Polisi Naik Jet Pribadi, Berapakah Biaya untuk Sewa dan Apa Saja Fasilitasnya?

Baca juga: MISTERI Jet Pribadi yang Dipakai Brigjen Hendra, Terdaftar di San Marino dan Diduga Milik Mafia Judi

Baca juga: Reaksi Pengusaha Robert Bonosusatya Soal Jet Pribadi di Kasus Brigadir J, IPW Minta Mafia RBT Diusut

Temuan IPW

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved