Breaking News:

Inilah AKBP Arif Rachman, Saksi Kunci Penentu Nasib Brigjen Hendra Kurniawan yang Kini Sakit Parah

Inilah AKBP Arif Rachman, Saksi Kunci Penentu Nasib Brigjen Hendra Kurniawan yang Kini Sakit Parah

Editor: Dedy Qurniawan
Tribun Manado/Gryfid Joysman Talumedun
Inilah AKBP Arif Rachman, Saksi Kunci Penentu Nasib Brigjen Hendra Kurniawan yang Kini Sakit Parah 

3. Baru 6 Bulan Jadi Anak Buah Ferdy Sambo

Pada tahun 2020, Arif menjabat sebagai Kapolres Jember di Polda Jatim.

Selanjutnya ia menjabat sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri pada tahun 2021.

Kemudian Arif dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri pada tahun 2022.

Selama kariernya di dunia kepolisian, AKBP Arif adalah polisi yang berprestasi dan telah mendapatkan banyak penghargaan.

AKBP Arif Rachman mulai memangku jabatan Wakil Kepala Detasemen (Wakaden) B Ropaminal Divpropam Mabes Polri pada Januari 2022.

Jabatan Kapolres Jember yang sebelumnya dia emban digantikan AKBP Hery Purnomo yang bergeser dari Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota.

Pada bulan Juli 2022, AKBP Arif Rachman ikut menangani kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri.

Perintah atasan ini yang membuat karir AKBP Arif Rachman hancur lebur saat ini. 

4. Dekat dengan Ulama Akar Rumput

Arif Rachman dikenal dengan ulama akar rumput di Jember, Jawa Timur.

Dia rajin melakukan silaturahmi dengan tokoh ulama di sana. Salah satunya, KH. Nurus Sholeh (Pengasuh Pondok Pesantren An Nuriyah) pada 26 November 2020. 

Ketika itu, Kapolres Jember silaturahmi tersebut untuk menjalin Komunikasi antara Ulama dan Umaroh dalam rangka menciptalan kondusifitas Pilkada Kab. Jember di masa Pandemi Covid-19.

Saat melakukan perpisahan dengan anggotanya pada Januari 2022, AKBP Arif Rachman Arifin mengaku sangat terkesan selama menjabat sebagai Kapolres Jember.

Terhitung sekitar selama satu tahun, dua bulan, dua hari. Sebab, selama ini ia diberi kesempatan bisa bergabung dengan para perwira dan prajurit terbaik jajaran Kodam V Brawijaya.

Arif juga merasa bersyukur diamanahi menjaga kondusivitas kabupaten yang berpenduduk 2,6 juta jiwa ini. “Saya belajar banyak hal tentang arti sinergisitas dan solidaritas di Kabupaten Jember ini,” ucap pria yang pernah menjabat Kapolres Karawang tersebut.

5. Aktif Sosialisasi Cegah Covid-19

Saat hari pertama bertugas sebagai Kapolres Jember pada 7 November 2020, AKBP Arif Rachman Arifin langsung menggelar Cangkrukan Kamtibmas bersama nelayan.

Kegiatan tatap muka dilakukan di area Pantai Cemara Desa Mojomulyo Kecamatan Puger Kab. Jember. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin, SIK, MH. yang didampingi Kasat Binmas AKP Yuliati, Kapolsek Puger AKP Ribut, Kasatpolair Iptu M Na, Kasubbag Humas Iptu Yudiantoro, KBO Ipp Ipda Dian dan KBO Sat Binmas Ipda Iswanto. Sabtu (7/11/2020).

Polres Jember menggelar ‘Cangkrukan Kamtibmas’ bersama Sat Binmas Polres Jember dan Satpolair Polres Jember dengan menghadirkan para nelayan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan (Prokes) cegah Covid-19.

Hadir pula puluhan nelayan dari 5 perwakilan binaan Satpolair yaitu Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Puger, Gumukmas dan Paseban yang diharapkan menjadi nelayan tangguh dalam menghadapi ancaman bencana alam. Hal itu termasuk dalam upaya pula pencegahan wabah Covid-19.

Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin mengungkapkan, “Pihaknya berterimakasih atas masukan para relawan nelayan Binaan Satpolair atas dialog berbagai macam persoalan nelayan dan warga pesisir pantai,” kata Kapolres.

6. Jalani Hukuman Patsus

Tim Inspektorat Khusus (Itsus) Polri telah menempatkan 15 personel Polri di tempat khusus (patsus). Usai menggelar pemeriksaan mendalam, ada enam orang yang patut diduga melakukan tindak pidana obstruction of justice, yakni menghalangi penyidikan.

“Nama-namanya, yaitu satu FS, kedua BJP HK, ketiga AKBP ANT, keempat AKBP AR, kelima Kompol BW, keenam Kompol CP,” sebut Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) sekaligus Ketua Tim Khusus Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto kepada wartawan di Mabes Polri pada Jumat (19/8/2022).

Adapun enam nama perwira polisi itu merujuk pada Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Pol. Agus Nurpatria, AKBP Arif Rachman Arifin, Kompol Baiqui Wibowo, dan Kompol Chuk Putranto.

Sehubungan status lima perwira Polri yang diduga melakukan tindak pidana menghalangi penyidikan apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan penetapan tersangka menunggu hasil penyidikan.

“Masih menunggu penyidik untuk persangkaan pasal yang akan diterapkan. Hasil temuan Timsus akan dilimpahkan ke penyidik,” kata Dedi.

7. Terancam Pidana

Kini, baru 6 bulan jadi anak buah Ferdy Sambo, mantan Kapolres Jember dikurung di tempat khusus hingga mendapatkan ancaman hukuman pidana. (*/Tribun Medan)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul 7 Fakta AKBP Arif Rachman Saksi Kunci Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Kini Disebut Sakit Parah

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved