Breaking News:

Berita Kriminal

Polisi Tembakan Peluru 10 Kali Codet Tetap Berlari, Kaki Tertusuk Paku Terjun dari Atap Rumah Warga

Letusan senjata api (Senpi) terdengar bertubi-tubi, Rabu (21/9/2022) sekitar Pukul 20.15 WIB, malam tadi. Warga pun berhamburan keluar rumah

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Faslah Duta Yanto alias Codet (40), pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika saat diperiksa di Ruang Satres Narkoba Polres Bateng, Koba, Kamis (22/9/2022). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Letusan senjata api (Senpi) terdengar bertubi-tubi, Rabu (21/9/2022) sekitar Pukul 20.15 WIB, malam tadi. Warga pun berhamburan keluar rumah ingin tahu apa penyebabnya.    

"Dor..dor..dor...! Ternyata polisi sedang mengeluarkan tembakan peringatan, saat melakukan penyergapan pada terduga pelaku Narkoba di Gang Sekip, Jalan Raya Kelurahan Berok, Koba, Bangka Tengah (Bateng). 

Sejumlah Anggota Tim Satres Narkoba Polres Bateng berupaya melakukan penangkapan terhadap 
Faslah Duta Yanto alias Codet (40).

Namun upaya penangkapan pada pria ini tak semudah membalikan telapak tangan. Codet si tersangka pengedar narkotika jenis sabu ini tak mau menyerah, terus melarikan diri.

"Pelaku ini sudah dua kali masuk penjara pada kasus yang sama, berarti ini yang ketiga kalinya" kata Kasatres Narkoba Polres Bangka Tengah, Iptu Windaris kepada Bangkapos.com, Kamis (22/9/2022).

Codet merupakan Warga Kelurahan Koba yang kerap menjual barang haram tersebut kepada para pekerja penambang timah (TI).

Sementara itu terkait kronologi penangkapan terhadap pelaku tadi malam oleh anggota Satres Narkoba Polres Bateng, berlangsung dramatis.

Awalnya, terduga pelaku sedang berada di sebuah bengkel di Gang Sekip, Jalan Raya Berok, Kelurahan Berok."Saat kami gerebek, Codet ini sempat melarikan diri lewat atap-atap rumah warga," jelasnya.

Alhasil, anggota kepolisian pun langsung melakukan tindakan sigap memberikan tembakan peringatan ke udara agar pelaku berhenti.

"Semua anggota kita sudah ngasih tembakan peringatan, ada sekitar sepuluh kali kayaknya dan pelaku ini masih tidak mau berhenti juga," kata Kasat.

Bahkan terduga pelaku kemudian terjun dari atap rumah, bermaksud melanjutkan pelarian. Tapi nahas nasibnya. saat telapak kakinya mendarat, langsung menghujam paku sehingga kesulitan untuk berlari.

Nah saat itulah dilakukan penangkapan dan dilanjutkan penggeledahan pada tubuh serta pelaku sekitar lokasi penggrebekan. Hasilnya polisi berhasil  menemukan sejumlah barang bukti.

"Kami menemukan 24 paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik bening dengan total berat 7,93 gram," ujar Kasat.

Selain itu, ditemukan juga empat bal plastik strip bening kosong, satu sekop yang untuk menghisap sabu yang terbuat dari sedotan plastik, sebuah dompet/tas kecil berwarna pink coklat serta uang tunai senilai Rp400 ribu.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kami amankan di Polres Bangka Tengah dan terhadap tersangka ini patut diduga melanggar Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika yang mana ancaman hukumannya bisa di atas lima tahun dan maksimal 20 tahun," katanya.( Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved