Breaking News:

Berita Sungailiat

PT Bukit Asam Ingin Replikasi Program Reklamasi PT Timah Tbk, Dinilai Bagus dan Menginsipirasi

Togar menilai program ini mulia, karena berkaitan dengan penyelamatan dan melepasliarkan kembali hewan-hewan ke alamnya

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
IST/Dokumentasi PT Timah
Karyawan PT Bukit Asam, anggota Holding MIND ID, mengunjungi Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Rabu (21/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kampoeng Reklamasi Air Jangkang merupakan satu dari bentuk reklamasi terintegrasi yang dilakukan PT Timah Tbk dalam mengelola lahan bekas tambang.

Di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, lahan bekas tambang dimanfaatkan untuk lahan pertanian, perkebunan, pembibitan, peternakan, dan areal wisata.

Tak hanya itu, di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang terdapat Pusat Penyelematan Satwa (PPS) yang menjadi tempat merehabilitasi dan merawat para satwa yang dilindung. Satwa-satwa ini merupakan satwa hasil sitaan negara maupun serahan masyarakat.

Selain itu, di kawasan itu juga terdapat kandang buaya yang menjadi tempat untuk menyelamatkan buaya yang kerap berkonflik dengan masyarakat.

Kampoeng Reklamasi Air Jangkang ini telah jadi ikon wisata baru di Kabupaten Bangka. Tak heran, banyak wisatawan yang juga berkunjung ke kawasan tersebut.

Puluhan karyawan PT Bukit Asam, anggota Holding MIND ID, mengunjungi Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Rabu (21/9/2022).
Puluhan karyawan PT Bukit Asam, anggota Holding MIND ID, mengunjungi Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Rabu (21/9/2022). (IST/Dokumentasi PT Timah)

Pola reklamasi yang dilakukan PT Timah Tbk di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang menjadi perhatian anggota Holding MIND ID lainnya. Satu di antaranya manajemen PT Bukit Asam yang datang berkunjung ke kawasan ini pada Rabu (21/9/2022).

Vice President Penanganan Dan Angkutan Batubara, PT Bukit Asam Tbk, Togar B Simatupang, menyampaikan, dengan kunjungan ini bisa meningkatkan wawasan mereka tentang proses bisnis PT Timah Tbk, termasuk sejarah pertambangan timah indonesia.

Rombongan terkesan saat melihat langsung Kampoeng Reklamasi Air Jangkang. Apalagi melihat Pusat Penyelamatan Satwa yang dikelola PT Timah Tbk bersama Yayasan Alobi yang dilaksanakan di lahan pascatambang.

"Lagi-lagi kami mendapatkan pelajaran baru dan pengalaman baru. Salah satu hal yang sangat menarik bagi kami adalah dengan adanya Pusat Penyelamatan Satwa yang ada di lahan reklamasi ini," kata Togar dalam rilis PT Timah Tbk yang diterima Bangkapos.com, Kamis (22/9/2022).

Ia menilai program ini mulia, karena berkaitan dengan penyelamatan dan melepasliarkan kembali hewan-hewan ke alamnya. Sebab, dengan adanya program seperti ini tentu membuat lingkungan lebih terjaga.

"Mungkin PT Timah satu-satunya BUMN yang memiliki Pusat Penyelamatan Satwa. Dan lagi-lagi ini memberikan inspirasi bagi kami, patut dicontoh dan tentunya harus dilanjutkan dan ditingkatkan," ucapnya.

Selain itu, upaya penyelamatan satwa ini juga ikut melestarikan dan menjaga hewan-hewan yang dilindungi. Ia berharap, nantinya mereka dapat mereplikasi reklamasi yang dilakukan PT Timah Tbk, khususnya dalam melaksanakan penyelematan satwa.

"Kami berharap, ke depannya kami juga dapat melaksanakan Pusat Penyelamatan Satwa seperti ini yang merupakan reklamasi dalam bentuk lainnya. Yang belum pernah saya lihat dan ternyata ada di PT Timah Tbk. Selain itu, ini ,membantu pemerintah dalam menjaga hewan-hewan yang dilindungi," tandas Togar. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved