Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tergantung Komoditi dari Luar, Bangka Belitung Baru Penuhi 40 Persen Kebutuhan Pangan Daerah

Hasil pertanian dari Bangka Belitung baru mampu memenuhi 40 persen kebutuhan bahan pangan masyarakat, seperti beras, cabai, bawang merah dan bawang.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Provinsi Bangka Belitung, Edi Romdhoni. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hasil pertanian dari Bangka Belitung baru mampu memenuhi 40 persen kebutuhan bahan pangan masyarakat, seperti beras, cabai, bawang merah dan bawang putih.

Sisanya sebanyak 60 persen bahan pangan didatangkan dari luar Bangka Belitung, kebanyakan dari Pulau Jawa dan Sumatera.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Provinsi Bangka Belitung, Edi Romdhoni.

Dia tak menampik, ketersedian bahan pokok ini tentu akan berpengaruh pula pada harga bahan pokok di pasaran.

"Karena kita daerah kepulauan, masih ada beberapa komoditi yang kita gantungkan dari luar. Contoh pangan pokok seperti beras. Data terakhir itu 40 persen dari daerah kita dan 60 persen bahan pokok dari daerah luar," kata Edi, Kamis (22/6/2022) kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Bursa Pilgub Bangka Belitung Mulai Ramai, Empat Nama Ini Digadang-gadang Bakal Bertarung di 2024

Baca juga: Safari Dakwah UAS, Ruas Jalan Masuk Lingkungan Cendrawasih Ditutup untuk Kendaraan

Dia mengungkapkan makna dari ketahanan pangan soal upaya daerah memproduksi sendiri dan mengadakan dari daerah lain.

"Tim kita satgas pangan kemudian dinas kita, polda selalu memantau ketersediaan. Kalau pasokan cukup maka ketahanan kita sudah kuat, jadi itu kita terus pantau," kata Edi.

Baca juga: Rangkaian Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad UAS di Pulau Bangka, Dijadwalkan Dua Hari

Tidak hanya itu, dia mengatakan untuk meningkatkan ketahanan pangan, pemprov berusaha meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

"Kita terus melakukan kegiatan untuk mendukung produktivitas pertanian akan kita kucurkan ke petani kita. Semua sub sektor, perluasan area pertanaman terus kita upayakan. Ibu-ibu juga kita upayakan untuk ketahanan keluarga dengan manfaatkan perkarangan rumahnya," kata Edi.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved