Breaking News:

23 September Diperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2022, Beginilah Sejarahnya

Hari Bahasa Isyarat Internasional dijatuhi pada hari ini lantaran merupakan hari berdirinya Federasi Tuna Rungu Dunia pada tahun 1951 di Finlandia

Instagram/awreceh.id
  Juru bahasa isyarat (JBI), Winda Utami, yang viral karena menginterpretasikan lagu Ojo Dibandingke sambil berjoget. Winda bertugas sebagai JBI bersama rekannya yang lain dalam Upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-77 RI di Istana Negara, Rabu (17/8/2022).  

BANGKAPOS.COM - Tanggal 23 September 2022 diperingati sebagai Hari Bahasa Isyarat Internasional.

Hari Bahasa Isyarat Internasional dijatuhi pada hari ini lantaran merupakan hari berdirinya Federasi Tuna Rungu Dunia (WFD) pada tahun 1951 di Helsinki, Finlandia.

Majelis Umum PBB mendeklarasikan Hari Bahasa Isyarat Internasional pada tahun 2017 berdasarkan permintaan awal dari WFD.

Dibuatnya peringatan ini dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahasa isyarat serta memperkuat statusnya tidak hanya di dalam komunitas tunarungu.

Bagaimana sejarahnya?

Berikut Bangkapos.com sajikan sejarah singkat terbentuknya Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII).

Bagi yang belum tahu bahasa isyarat adalah bahasa non-lisan yang sebagian besar digunakan orang-orang tunarungu untuk berkomunikasi.

Bahasa isyarat ini berbeda secara struktural dari bahasa lisan.

Bahasa isyarat terbentuk secara alami sesuai dengan kebudayaan masyarakat masing-masing.

Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) berangkat dari pembentukan Federasi Tunarungu Dunia pada 23 September tahun 1951.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved