Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Adystia Pertanyakan Kinerja DLHK dan Sebut Primkopal Lakukan Pengerukan Tanpa Izin Lingkungan

Menurut Adystia, pihak telah mengambil langkah hukum terkait pengerukan alur Jelitik yang dilakukan Primkopal tanpa adanya izin lingkungan.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Novita
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Kuasa Hukum PT Pulomas Sentosa, Adystia Sunggara beserta tim saat memberikan hak jawabnya di kantornya, Jumat (23/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penasehat Hukum PT Pulomas Sentosa, Adystia Sunggara, mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bangka Belitung.

Bahkan dia menilai pihak DLHK terkesan tutup mata. Apalagi, menurut Adystia pihak, Primkopal tidak mengantongi izin lingkungan terkait pengerukan alur muara pelabuhan Nusantara Air Kantung Jelitik tersebut

"Primkopal tidak memilik izin lingkungan, tapi DLHK kok dibiarkan, bukannya ditindak. Maksudnya gini, jangan mentang-mentang aparat, melegalkan tanpa izin lingkungan. Coba misalnya masyarakat biasa yang kerja di situ, orang awam yang kerja, pasti sudah ditangkap," kata Adystia saat memberikan hak Jawabnya, Jumat (23/9/2022)

Sejatinya, lanjutnya, dalam persoalan ini pihak Primkopal memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Bukan justru sebaliknya, kekeh melakukan pengerukan tanpa ada izin lingkungan.

"Jadi aparat juga harus menunjukkan integritas dan kredibilitas bahwa mereka bekerja punya izin lingkungan. Jangan seolah-olah justru memberi contoh yang tidak baik kepada masyarakat," kata pria yang menyandang gelar doktor tersebut.

Menurut Adystia, pihak telah mengambil langkah hukum terkait pengerukan alur Jelitik yang dilakukan Primkopal tanpa adanya izin lingkungan.

Termasuk melakukan gugatan ke Pengadilan Pangkalpinang dan melayangkan laporan ke Markas Besar (Mabes) Polri.

"Kami tidak akan tinggal diam, kemarin kami sudang melayangkan gugatan terkait dugaan adanya Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan membuat laporan ke Mabes Polri," sebutnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Seksi Pengaduan dan Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rewi Sukandri, berharap pengerukan alur muara Air Kantung Jelitik berjalan lancar.

Dia juga berharap masyarakat dan nelayan bersama-sama mengawasi dan memastikan kalau kegiatan normalisasi alur Muara Air Kantung Sungailiat bisa berjalan secara baik dan lancar.

"Kami mohon maaf kalau selama ini belum bisa penuh melakukan kegiatan, karena Pemprov Babel dalam hal sudah mendapatkan delapan kali gugatan. Di mana enam gugatan sudah inkrah, satu gugatan masih banding dan satu gugatan masih jalan," ujar Rewi.

Ditegaskannya, terkait gugatan pencabutan izin usaha kepada PT Pulomas Sentosa sudah dinyatakan inkrah oleh Mahkamah Agung RI.

"Kami berharap kepada pihak Inkopal/Primkopal dalam pekerjaan normalisasi alur muara Air Kantung Sungailiat bisa berjalan dengan lancar dan baik, jadi mohon dukungan dari semua pihak," ucap Rewi. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved