Breaking News:

Pangkalpinang Memilih

Puluhan Orang Ingin Jadi Anggota Panwascam di Pangkalpinang,15 Perempuan Ikut Mendaftar

Ida memaparkan, pendaftar calon Panwascam setiap harinya mengalami peningkatan. Pada hari pertama, sebanyak sembilan orang telah mendaftarkan diri.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani
Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Ida Kumala 

“Keterwakilan perempuan sudah setara, dimana saat ini sudah 15 orang perempuan yang mendaftar menjadi calon anggota Panwascam,” ujar Ida.

Ida Kumala mengungkapkan, Bawaslu sendiri sangat memperhatikan keterwakilan perempuan. Dimana dalam proses rekrutmen Panwascam mulai tanggal 21 – 27 September 2022  minimal 30 persen anggotanya harus perempuan.

Hal itu sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Penggantian Antar Waktu Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri, dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara.

“Artinya memperhatikan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen setiap kecamatan. Apabila dalam pendaftaran belum terpenuhi, akan kami perpanjang. Hal ini sedikit berbeda dengan teknis pada tahun kemarin,” jelas dia.

Lebih jauh lanjut dia, secara hukum sebetulnya tidak ada kewajiban bahwa 30 persen keterwakilan perempuan ini mesti terpenuhi. Namun, ia mengklaim, pihaknya bakal berkomitmen terhadap hal itu sebagai bagian dari afirmasi perempuan.

Ia menegaskan, afirmasi perempuan diharapkan tidak mengurangi kualitas yang berdasarkan sistem merit dalam proses rekrutmen. Dimana dari 15 pendaftar calon anggota Panwascam baru ada di enam kecamatan.

Di Kecamatan Bukit Intan satu orang, Kecamatan Gabek, Kecamatan Pangkalbalam, Kecamatan Rangkui dan Kecamatan Taman Sari masing-masing dua orang serta Kecamatan Gerunggang sebanyak enam orang.

“Sedangkan Kecamatan Girimaya masih kosong pendaftar Panwascam perempuan,” ungkapnya.

Di sisi lain kata Ida, beberapa kecamatan saat ini masih kurang pendaftar anggota Panwascam. Seperti Kecamatan Bukit Intan, Kecamatan Gabek, Kecamatan Girimaya, Kecamatan Rangkui dan Kecamatan Taman Sari. Pendaftar di lima kecamatan itu masih di bawah enam orang.

Sedangkan Bawaslu ditargetkan harus menyediakan dua kali kebutuhan anggota Panwascam. Dimana setiap kecamatan harus ada enam anggota Panwascam yang semula hanya tiga anggota saja. Mengingat masih ada 10 orang yang belum mengirimkan kembali formulir pendaftaran.

“Kita tunggu nanti apakah yang dari mengambil formulir ini nanti akan mengembalikan sampai dengan tutup tanggal 27 September. Kita akan melihat apakah di setiap kecamatan di Kota sudah terpenuhi dua kali kebutuhan calon,” urainya.

Meskipun begitu Ida berharap program ini menjadi wadah aspirasi, khususnya bagi perempuan. Dirinya meyakini bahwa banyak perempuan di luar sana, khususnya di Pangkalpinang, yang potensial dan aktif pada bidang masing-masing.

Sehingga perempuan-perempuan di Pangkalpinang bisa memanfaatkan momentum ini dengan. Caranya dengan ikut berkontribusi langsung untuk menyukseskan Pemilu 2024 dengan bergabung dengan Bawaslu Kota Pangkalpinang sebagai panwaslu kecamatan.

“Asalkan memiliki KTP Kota Pangkalpinang boleh mendaftar sebagai anggota Panwascam, dari kecamatan manapun boleh daftar,” pungkas Ida Kumala. 

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved