Breaking News:

Sosok Ayah Hasnaeni Wanita Emas, Pernah Jadi Perbincangan Karena Rekam Jejaknya

Hasnaeni yang sudah mengenakan rompi tahanan kejaksaan terus menolak saat dimasukkan ke mobil. Inilah sosok ayahnya

Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Hasnaeni, seorang bakal calon gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan 

BANGKAPOS.COM - Inilah sosok ayah Hasnaeni yang dijuluki Wanita Emas, ternyata pernah jadi perbincangan karena rekam jejaknya.

Hasnaeni menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada tahun 2016 sampai 2020.

Hasnaeni yang sudah mengenakan rompi tahanan kejaksaan ini terus menolak, saat dimasukkan ke mobil.

Petugas sempat kewalahan dan terpaksa mengangkat tubuh Hasnaeni agar dapat dimasukkan ke dalam mobil.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi, mengatakan penahanan terhadap tersangka ini merupakan kepentingan penyidik untuk mempercepat penanganan perkara.

Baca juga: Ratapan Istri dan Ibu Agustiar Tak Terbendung Lagi

Baca juga: Inilah 5 Pegawai Non ASN Tak Masuk Pendataan Honorer dari BKN, Bagaimana Nasib Mereka?

Baca juga: Mobil Travel dan Truk Terlibat Kecelakaan di Pal 6 Desa Air Belo Babar, Penumpang Dilarikan ke RSUD

"Penahanan MHM berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor Prin-44/F.2/Fd.2/09/2022 tanggal 22 September 2022. Penahanan KJH berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor Prin-38/F.2/Fd.2/09/2022 tanggal 22 September 2022," ujar Kuntadi saat jumpa pers di Kejagung, Kamis (22/9/2022).

Kuntadi menjelaskan tersangka MHM yang dijuluki wanita emas diduga menerima aliran uang dari PT Waskita Beton Precast atas kontrak pengadaan fiktif material batu split sebesar Rp16.844.363.402.

Hasnaeni si wanita emas teriak histeris saat hendak dimasukkan ke dalam mobil tahanan
Hasnaeni si wanita emas teriak histeris saat hendak dimasukkan ke dalam mobil tahanan (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

Atas permintaan Hasnaeni, Jarot dan Agus menyanggupi untuk menyediakan sejumlah dana.

Kemudian Hasnaeni, memerintahkan MF selaku Manager Operasional PT MMM untuk membuat administrasi penagihan fiktif yang diajukan kepada PT Waskita Beton Precast, Tbk.

Pada 25 Februari 2020, PT Waskita Beton Precast mentransfer uang sejumlah Rp16.844.363.402 ke rekening PT MMM pada Bank Mandiri KCP Jakarta Angkasa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved