Breaking News:

Komunitas

Komunitas Volkwagen Independen Pangkalpinang, Koleksi Mobil Antik dan Unik  

Komunitas pecinta Mobil Volkswagen Beetle atau yang sering disebut dengan VW ini tidak hanya ada di kota-kota besar loh.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
istimewa
Komunitas Volkwagen Independen Pangkalpinang (VIPP). (Ist/Dok Juanda) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Komunitas pecinta Mobil Volkswagen Beetle atau yang sering disebut dengan VW ini tidak hanya ada di kota-kota besar loh. Di Pangkalpinang perkumpulan mobil-mobil antik ini juga ada, bahkan sudah terbentuk sejak 2016 lalu.

Bagi para penggemar mobil tua, volkswagen  merupakan sebuah merek yang sangat mereka kenal. Pabrikan otomotif asal Jerman itu pernah membuat beberapa produk, yang sampai sekarang masih digunakan di Indonesia.

Antara lain yakni VW Bus atau di tanah air dikenal pada sebutan VW Kombi. Wujud kendaraan ini mirip roti tawar, dan dibekali pintu geser.

Beranggotakan lebih 30 orang, komunitas ini menjadi komunitas yang dikenal dengan keramahannya serta menjadi komunitas klasik yang ada di Pangkalpinang.

Ketua Komunitas Volkwagen Independen Pangkalpinang (VIPP) Moch Nasirin Yusuf EF menyebut, komunitas  penyuka mobil antik ini dibentuk untuk menyalurkan hobi-hobi pecintanya serta silahturahmi bersama.

Komunitas ini tidak menutup diri untuk tuk kamu yang memiliki hobi yang sama ya, apalagi mempunyai mobil-mobil tua nan klasik itu.

Untuk kegiatan, komunitas VIPP sendiri kata Nasirin sering tampil dalam even dan juga kegiatan jambore nasional.

Seperti saat ini perwakilan VIPP sedang mengikuti Kegiatan Jambore Nasional VW yang dilaksanakan di Yogjakarta, tepatnya di Jogja Expo Center, sejak Tanggal 24-25 September 2022.

"Kami sama saja seperti komunitas pada umumnya, VW juga sering melakukan touring bersama, ke berbagai daerah di Bangka Belitung, nasional maupun ke luar negeri," sebut Nasirin kepada Bangkapos.com, Sabtu (24/9/2022).

Selain itu, juga ada kegiatan bakti sosial berbagi dengan sesama. "Kalau secara organisasi paling tidak satu bulan sekali kita touring, baik jarak pendek dan jarak jauh," ujarnya.

Komunitas ini selain untuk menyalurkan hobi juga untuk terus menjaga mobil antik ini agar terus terawat. "Jadi ibarat mobil-mobil tua menolak dilupakan, beragam jenis mobil VW yang bergabung di komunitas ini, di antaranya ialah VW Combi, VW Safari dan VW Beatle," katanya.

Sementara itu Juanda selaku bendahara di komunitas VIPP mengatakan, kelebihan menggunakan mobil VW, menanamkan rasa solidaritas. Kemana pun pergi diakuinya banyak yang membantu, karena mobil VW ini ada di seluruh dunia.

"Menjadi anggota Volkswagen tidak membedakan suku, agama dan ras apapun. Siapapun yang ingin bergabung, sangat dibuka lebar," katanya. ( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 


 

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved