Breaking News:

Berita Kriminalitas

Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung Pura-Pura Stres saat di RSJ Sungailiat, Begini Penilaian Psikolog

Namun menurut Siska, seberapa besar tekanan itu tentu butuh pendalaman melalui asesmen psikologis.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pribadi
Psikolog sekaligus Dosen Psikologi Islam IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramita 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jamal Mirdad (31), pelaku pembunuhan ibu kandungnya sendiri, sempat berpura-pura stres saat menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungailiat.

Hal ini pun menarik perhatian Siska Dwi Paramita, seorang psikolog sekaligus Dosen Psikologi Islam di IAIN SAS Bangka Belitung, untuk memberikan tanggapan.

Menurutnya, jika dilihat dari pemberitaan yang ada, agak sulit untuk menelaah penyebab kenapa pelaku berpura-stres saat diperiksa kejiwaannya.

Kata dia, banyak motif yang bisa dijadikan alasan oleh pelaku untuk berpura-pura stres.

"Bisa saja pelaku memang mengalami tekanan psikologis akibat dari perbuatan yang dilakukan terhadap ibunya," kata Siska kepada Bangkapos.com, Minggu (25/9/2022).

Namun menurut Siska, seberapa besar tekanan itu tentu butuh pendalaman melalui asesmen psikologis.

"Spekulasinya lebih ke menghindari hukuman berat. Tetapi itu tadi kembali lagi, bisa jadi memang psikologisnya saat itu sedang mengalami guncangan sehingga terlihat berbicara sendiri," jelasnya.

Perlu dilakukan pengecekan terkait kepribadiannya apakah benar pelaku mengalami gangguan kejiwaan, hingga bisa menegakkan diagnosa secara psikologis pelaku mengalami gangguan apa.

Kemudian, jika memang terbukti dari hasil observasi yang dilakukan oleh pihak RSJ, bisa jadi akan dijadikan bahan pertimbangan terkait hukuman.

Mengenai apakah waktu dua minggu sudah cukup untuk melakukan observasi kejiwaan seseorang, Siska menyebut, hal tersebut sudah cukup.

"Saya rasa sudah cukup, karena biasanya observasi mendalam dilakukan disini terkait juga dengan rangkaian tes-tes psikologis yang bisa diberikan oleh pihak terkait dan bisa dijadikan dasar dalam menyimpulkan hasil terkait kejiwaan seseorang," jelasnya.

Diberitakan Bangkapos.com, Jamal Mirdad (31), seorang pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri sempat menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa di RSJ Sungailiat.

Pemeriksaan kejiwaan tersebut dikarenakan adanya permintaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bangka Tengah kepada penyidik Polres Bangka Tengah untuk melengkapi berkas perkara berupa hasil pemeriksaan jiwa terhadap Jamal Mirdad.

Untuk itu, tim penyidik dari Satreskrim Polres Bangka Tengah pun telah melakukan hal tersebut dengan menempatkan Jamal di RSJ Sungailiat selama kurang lebih dua minggu.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved