Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Akademisi Sebut Kehadiran Kasir online Mudahkan Pelaku UMKM Rapikan Pencatatan Arus Kas

Kasir online saat ini menjadi pilihan para pelaku UMKM untuk terus bertransformasi memanfaatkan teknologi yang ada dalam pengelolaan keuangan.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Dok/Dani
Satu diantara pengguna aplikasi kasir majoo di Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasir online saat ini menjadi pilihan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk terus bertransformasi memanfaatkan teknologi yang ada dalam pengelolaan keuangan.

Dosen Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (UBB) Ryand Daddy Setyawan mengungkapkan proses transformasi digital pelaku UMKM seharusnya ditandai dengan pengelolaan menajerial keuangan secara digital.

Ia menilai munculnya kasir online akan memudahkan para pelaku UMKM untuk merapikan pencatatan arus kas.

Ditambah dengan fitur-fitur baru kasir online yang dapat mencatat stok barang, pembayaran digital, bahkan dapat melihat system operasional usaha memberi banyak kemudahan bagi pelaku usaha, terlebih tidak perlu khawatir apabila uangnya raib karena semua sudah tercatat secara otomatis.

Baca juga: Majoo Kasir Online Bantu Laporan dan Penjualan Pelaku Usaha, 155 UMKM di Babel Sudah Tergabung

Baca juga: Pelaku UMKM Menilai Pengelolaan Keuangan Pakai Kasir Online Lebih Efisien dan Teliti

Tidak dipungkiri keberadaan kasir manual atau konvensional sekarang sudah banyak ditinggalkan.

Apalagi di era saat ini, para pelanggan memiliki opsi untuk berbelanja dengan cashless, para pelaku umkm juga akan mudah merapikan manjerial bisnisnya

"Jadi kasir online ini selain mempermudah transaksi bagi pembeli, para pelaku umkm juga akan mudah merapikan manjerial bisnisnya. Sehingga one step point, pelaku UMKM dapat dikatakan naik kelas, dengan menggunakan kasir online," jelas Ryan, Senin (26/9/2022) kepada Bangkapos.com.

Ia mengatakan, pengelolaan dan pencatatan laporan keuangan menjadi salah satu poin untuk melihat maju tidaknya suatu usaha.

Di mana laporan keuangan yang tertata rapi dan baik akan mencerminkan suatu usaha itu punya prospek kedepannya

"UMKM ketika ingin naik kelas, seharusnya harus sangat waspada dengan pengelolaan keuangan yang baik. Pengelolaan keuangan yang baik juga, dapat membantu para pelaku usaha untuk dapat mengambil keputusan yang terbaik usahanya," saran Ryan.

Baca juga: Eks Kasir Tj Mart Diseret Ke Meja Hijau, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan Rp 690 Juta

Ryan menilai, peran pemerintah dalam penggunaan teknologi secara menyeluruh, sudah dapat dirasakan oleh semua masyarakat. salah satunya dengan program pembayaran digital QRis, yang diiniisasi pada tahun 2019 sangat dapat membantu pelayanan transaksi jual beli para pelaku UMKM.

"Pemerintah juga sebenarnya dapat membantu penyaluran dana bantuan untuk pelaku umkm, dengan melihat dan menganalisa pencatatan yang ada di kasir online usaha tersebut," kata Ryan.

( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved