Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ketenangan Jadi Kunci Dokter Kandungan Membantu Persalinan Bayi Kembar Tiga di Primaya Hospital

Membantu proses persalinan ternyata terkadang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi seorang dokter kandungan.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Dok/Bangkapos
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Idries Tirtahusada, Sp.OG (kiri) dan dokter spesialis anak dr. Ied Imilda, M.Biomed, Sp. A(K) di Primaya Hospital Bhakti Wara (kanan) saat Fialog Ruang Tengah, Senin (26/9/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Membantu proses persalinan ternyata terkadang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi seorang dokter kandungan.

Apalagi menangani ibu hamil dengan kondisi bayi kembar tiga.

Tentu saja menangani pasien hamil kembar tiga ini menjadi pengalaman pertama dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Idries Tirtahusada, Sp.OG dan dokter spesialis anak dr. Ied Imilda, M.Biomed, Sp. A(K) di Primaya Hospital Bhakti Wara.

Dikatakan dr Idries, kondisi cabang bayi yang sudah diketahui saat melakukan pemeriksaan awal ini membuatnya fokus untuk rutin mengevaluasi kesehatan cabang bayi dan ibu guna memastikan kesehatan keduanya. 

Pasalnya ia mengungkapkan dalam proses persalinan bayi kembar, tingkat prematur pada cabang bayi kerap terjadi sehingga membutuhkan perhatian khusus.

"Kejadian bayi kembar tiga ini murni alamiah, kebetulan pasien yang melahirkan ini dari usia 9 minggu sudah cek di kita (Primaya Hospital Bhakti Wara). Yang mana awal melihat kondisi ini terkejut, pasien tidak nyangka, saya juga sedikit terkejut walaupun sebenarnya ada juga beberapa kondisi pasien yang melahirkan bayi kembar tiga," ungkap dr Idries pada Dialog Ruang Tengah, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Nasib 104 Calon P3K Guru Tahun 2021 Bangka Selatan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Baca juga: Hari Ini Tiga Orang Pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka Dinyatakan Sembuh   

Diakuinya, persentase kelahiran bayi kembar tiga hanya terjadi 0,8 persen dari kelahiran bayi tunggal pada umumnya.

Oleh sebab itu dalam proses persalinan berbagai persiapan yang dilakukan lebih ekstra, baik tenaga tim kebidanan ataupun peralatan kesehatan yang digunakan.

"Untuk persalinan bayi kembar memang butuh penangan khusus, baik persiapkan pematangan paru sblm operasi, tim medis yang lebih dan lainnya," katanya.

dr Idries mengungkapkan, ketenangan dan kerjasama tim menjadi kunci utama yang selalu diterapkan dalam menjalani profesi sebagai dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

"Kita dokter kandungan harus siap 24 jam, selain dituntun harus berpikir cepat dalam menghadapi kondisi persalinan. Jiwa kita haru memiliki ketenangan, karena apabila panik akan menciderai cabang bayi," ucapnya.

"Untuk tindakan yang dilakukan pada pasien persalinan bayi kembar, ini tergantung dengan kondisi cabang bayi. tidak selalu operasi, dan bisa normal apabila kondisi bayi memungkinkan," ungkapnya.

Menurut dokter spesialis anak dr. Ied Imilda, M.Biomed, Sp. A(K), dalam memberikan penanagan terhadap bayi lahir tunggal dan kembar memang membutuhkan persiapan yang lebih, apalagi kondisi bayi kembar dengan satu plasenta sehingga membuat tim harus menyiapkan peralatan yang lebih.

"Secara prinsip sama setiap persalinan ini, yang beda hal persiapan, yang kembar lebih banyak dan peralatan juga lebih kita maksimalkan karena kondisi plasenta ini membuat kita lebih mempersiapkan pematang paru untuk bayi," ucap dr Idries.

Baca juga: Kredit Macet BRI Pangkalpinang Dianggap Ranah Perdata, PH Terdakwa Debitur Nilai Dakwaan JPU Keliru

Baca juga: 13 Balita di Pangkalpinang Dapat Pengawasan, Terindikasi Stunting  

Ia mengatakan, dalam menangani bayi prematur pihaknya juga memastikan kondisi asupan pada bayi terpenuhi secara normal dengan asupan yang cukup.

"Jadi selain memperhatikan persiapan kelahiran, kondisi bayi prematur ini membutuhkan perhatian khusus. Dimana normal tunbuh bayi besar di perut ibu setelah mendapat nutrsi cukup dan ketika lahir pun harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sehingga kita rutin mengontrol ini," jelas dr Ied.

Ia mengapresiasi atas kerjasama tim yang telah membantu proses kelahiran bayi kembar tiga yang perdana ditangani tim fi Rumah sakit Primaya Hospital Bhakti Wara.

( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved