Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pelaku UMKM Menilai Pengelolaan Keuangan Pakai Kasir Online Lebih Efisien dan Teliti

Raka juga menyebut, kehadiran aplikasi online ini lebih meminimalisasi kesalahan dalam penghitungan transaksi jual beli.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Satu di antara kafe di Kota Pangkalpinang yang menerapkan kasir online saat bertransaksi dengan konsumen. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pengelolaan keuangan bagi sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah, bahkan tak jarang terkadang membingungkan. Padahal pengelolaan keuangan menjadi bagian penting dalam kemajuan bisnis.

Di era digitalisasi saat ini, para pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM) harus bisa bertransformasi dalam memanfaatkan teknologi yang ada.

Seperti pengelolaan keuangan yang semakin mengalami kemajuan. Transaksi yang pada mulanya hanya dilakukan secara manual, kini sudah dilakukan secara online. Satu di antaranya melalui program kasir online.

Keterlibatan teknologi digital ini semakin mendominasi. Bahkan beberapa toko pun telah menerpkan program kasir online yang dinilai lebih efisien. Mulai dari kepraktisan penggunaan, hasil perhitungan yang cepat dan teliti, serta sistem terpadu antar divisi.

Pengelola Kafe Move Up di Kota Pangkalpinang, Raka, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya kasir online. Pasalnya, semua fasilitas yang ada tersedia lebih rinci dan lengkap sehingga efisien untuk pengelolaan keuangan.

"Kita menggunakan kasir online ini kurang lebih sudah satu tahun. Sebelumnya kita juga gunakan kasir, tetapi yang manual, tidak ada aksesnya digitalnya. Kalau yang kasir online ini banyak kemudahan, terutama pengelolaan keuangan yang lebih terata dan rinci. Terus kita juga bisa ngecek langsung stok dan mantau pemasukan, karena terhubung dari karyawan ke kita," tutur Raka kepada Bangkapos.com, Senin (26/9/2022).

Dia juga menyebut, kehadiran aplikasi online ini lebih meminimalisasi kesalahan dalam penghitungan transaksi jual beli.

Raka berharap, tarif yang diterapkan oleh kasir online bisa lebih minim sehingga para UMKM juga dapat menikmati kemudahan fitur yang tersedia.

"Untuk tarif penggunaan aplikasi online ini lumayan besar, kita per tahun Rp2,5 Juta. Semoga bisa lebih ringan lagi sehingga bisa terjangkau untuk penguna, seperti kita UMKM. Dan semoga aplikasi ini bisa terus berinovasi," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Aisya, yang juga menerapkan kasir online untuk bisnis minunan yang digelutinya. Dia mengaku sangat terbantu. Pasalnya, dalam pengelolaan keuangan bisnisnya lebih teliti, dan mempermudah dalam mengontrol keuangan yang masuk.

"Untuk pengunaan aplikasi online ini kurang lebih baru satu bulan. Ya tentunya dengan ada kasir online ini sangat terbantu karena pengeloalaan keuangan lebih tertata, yakni pengeluaran dan penasukan jelas. Selain itu, meskipun kita tidak di lokasi, bisa mengontrol langsung aktivitas di toko karena ada dua akses, jadi langsung tersambung antara owner dan pegawai," jelas Aisya.

Dia menyebut, penggunaan kasir online ini juga menjadi upaya dalam menuju UMKM Go Digital.

"Saat ini kan semuanya serba digital, tentunya dengan kasir online ini merasa jadi UMKM yang mengikuti digitalisasi. Dan ini upaya juga biar semakin naik kelas dan memberikan kepuasan bagi pelanggan, karena semua tarif perbelanjaan bisa dicek langsung," kata Aisya.

Ia berharap kehadiran kasir online ini bisa terus berinovasi dan semakin memperbaharui fitur-fitur yang tersedia sehingga mempermudah pelaku usaha. ( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved