Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Pengembangan Pariwisata dan Budaya, Riza: Kita Akan Mengintervensi APBD

Seminar ini akan menjadi sebuah pengingat lahirnya Kota Toboali khususnya masyarakat Bangka Selatan.

Penulis: Adi Saputra | Editor: Tedja Pramana
Ist/Kominfo
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid membuka seminar sejarah 265 tahun Benteng Toboali, Senin (26/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seminar sejarah 265 tahun Benteng Toboali yang digelar Komunitas Jelajah Bangka, disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel).

Kegiatan yang digelar pada Minggu (25/9/2022) kemarin, akan menjadi kajian-kajian sejarah salah satunya tolak ukur untuk mengetahui hari jadi Kota Toboali.

Seperti halnya dikatakan oleh bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid seminar ini akan menjadi sebuah pengingat lahirnya Kota Toboali khususnya masyarakat Bangka Selatan.

"Saya sangat mengapresiasikan kegiatan seminar ini, semoga ini akan menjadi tolak ukur kita semua. Untuk mengetahui khususnya, hari jadi Toboali dan akan segera kita Perdakan," kata Riza Herdavid, Senin (26/9/2022).

Lebih lanjut dirinya menyebutkan pemerintah daerah akan berencana, merevitalisasi Benteng Toboali agar menjadi daya tarik bagi masyarakat.

"Kita juga berencana merevitalisasi Benteng Toboali, sehingga nanti akan menjadi daya tarik masyarakat maupun wisatwan untuk berkunjung kesini," sebutnya.

Riza menerangkan pihaknya akan mengintervensi APBD, untuk pengembangan pariwisata dan budaya Bangka Selatan.

"Jadi nanti bukan hanya hari jadi Kota Toboali saja yang kita akan perdakan, tetapi seni tarian, baju adat, serta lainnya," terang Riza.

"Terutama menyiapkan spot pendukung lainnya seperti spot kuliner, gerai oleh-oleh dan pendukung lainnya. Demi meningkatkan kunjungan wisata khususnya di Bangka Selatan," ujarnya.

Senada diungkapkan oleh Direktur Pengembangan Destinasi dan Insfrastruktur Kemenparekraf RI DR Wawan Gunawan menyambut baik komitmen Bupati Bangka Selatan dalam pengembangan pariwisata dan Budaya.

"Kami dari Kemenparekrap RI siap mensuport daerah yang memiliki komitmen dalam pengembangan pariwisata dan budaya," ucap Wawan.

"Terutama kami sangat mengapresiasikan kepada Bupati Bangka Selatan, yang akan memperdakan seperti tarian, baju serta kearifan lokal lain," ungkapnya.

Kemenparekrap RI tidak bisa membangun fisik, usualn pengembangan wisata secara fisik diusulkan melalui Bapenas yang akan menindaklanjuti.

"Bantuan akan diberikan kepada pemerintah Bangka Selatan melalui dana DAK ITMT pada tahun 2023 sebesar 20 M," kata Wawan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved