Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PJ Gubernur Tidak Peka, Banyak Persoalan di babel Belum Terselesaikan

Sejak dilantik, tentu masyarakat banyak berharap Pj Gubernur Babel dapat membawa provinsi ini lebih baik.

Editor: Tedja Pramana
Istimewa
Bangka pos hari ini. 

Politikus PDI Perjuangan ini, menegaskan sudah saatnya Pj Gubernur Babel mengevaluasi anak buahnya, sehingga dapat membantu menyelesaikan persoalan di Babel.

"Saya pikir gubernur dalam waktu dekat mengevaluasi kepala OPD dan harus mengevaluasi misalnya di birobironya, di situ kumpulan orang-orang pintar, jangan tidak dimanfaatkan harus ada kajian hukum. Kajian hukum berkenaan pendidikan ini solusinya, berkenaan dengan tambang ini solusinya," katanya.

Lebih jauh, Adet mengharapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukam evaluasi kembali terhadap kinerja Pj Gubernur Babel.

"Kemendagri harus mengevaluasi juga selama menjabat ada limit waktu, selama satu tahun ada evaluasi, apakah bisa menjalankan dengan baik roda pemerintah, baik atau tidak. Memang kemendagri harus mengevalausi, tidak menutup kemungkinan ada pergantian, karena Pj gubernur tidak lama, sebentar lagi
pensiun," katanya.

Kemudian, sambung Adet persoalan rangkap jabatan Pj Gubernur Babel yang saat ini menjabat Dirjen Minerba sekaligus Pj Gubernur Babel, sehingga membuatnya tidak fokus dan sering pulang pergi ke Jakarta.

"Karena rangkap jabatan ini, maka dari itu rangkap jabatan itu, status belaiu Dirjen Minerba tidak akan maksimal, sebentar ke Jakarta, sebentar ke sini kan tidak fokus," keluhnya.

Sangat Kompleks

Senada disampaikan Anggota Komisi I DPRD Babel, Beliadi. Ia menyampaikan hal yang sama mengenai pandangannya berkaitan dengan kinerja Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin.

"Kami khawatir permasalahan di Babel ini sangat kompleks, butuh perhatian ekstra dan fokus tingkat tinggi. Jika tidak, sejumlah PR-nya akan semakin menumpuk serta semakin sulit untuk diselesaikan. Maka saya mohon Pj gubernur lebih ekstra fokus lagi mengerjakan tugas-tugas di Babel karena saat fokus pun sulit kita bereskan apa lagi kurang fokus," kata Beliadi.

Politikus Gerindra ini, mengatakan, perlunya ada evaluasi dilakukan oleh kemendagri dalam fungsinya melakukan pengawasan terhadap kinerja Pj Gubernur Babel yang ditunjuk langsung untuk memimpin Bangka Belitung.

"Disamping itu kami DPRD pun perlu mengevaluasi hasil kerja satgas tambang yang memang kami tidak dapat ekspose kerjanya dan hasilnya apa. Di lain itu ada masalah beasiswa juga harus diselesaikan bersama dengan legislatif jangan sampai anak kita putus kuliah gara-gara beasiswa yang belum beres," keluhnya.

Kemudian, ada hal yang tidak kalah penting, lainnya, sambung Beliadi, masalah Pulau Tujuh telah diklaim Kepri dan ini juga harus menjadi fokus kerja Pj Gubernur Babel.

"Karena jika Pulau Tujuh sampai tidak masuk wilayah Babel kita akan banyak kehilangn dana pusat untuk daerah. Ditambah lagi banyaknya aksi demo terkait tambang yang juga belum menemukan solusi. Sehingga mengakibatkan tambang ilegal susah ditata karena banyaknya masyarakat bergantung hidup dari tambang," ujarnya.

Selanjutnya, lanjut Beliadi masalah status Bandara Internasional Hanandjoedin yang ingin dicabut menjadi bandara domestik kembali oleh pemerintah.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved