Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sebelum Akhir Tahun Dana Rp 9 M Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu di Bangka Belitung Bakal Dicairkan

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, telah menggelar rapat dengar pendapat terkait perkembangan, pencairan bantuan beasiswa

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
IST/Dokumentasi Pribadi
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, H Marsidi Satar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, telah menggelar rapat dengar pendapat terkait perkembangan, pencairan bantuan beasiswa mahasiswa kurang mampu pada Selasa (6/9/2022) lalu di ruang rapat komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung.

Dialog ini kelanjutan dari rapat dengar pendapat (RDP) beasiswa mahasiswa kurang mampu dari Pemprov Bangka Belitung yang tak kunjung dicairkan.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Marsidi H Satar, mengatakan, anggota Komisi IV DPRD telah melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait berkaitan tindak lanjut beasiswa mahasiswa kurang mampu.

"Kami beberapa waktu yang lalu sudah rapat bersama, biro hukum, kesra dan dindik dan komisi IV, intinya kami minta dicairkan bagiamana caranya. Satu-satunya jalan diubah pergubnya, ada poin berapa tentang dana hibah, namanya bukan beasiswa, bantuan pendidikan untuk masyarakat," kata Marsidi kepada Bangkapos.com, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Terbongkar Lewat Pengaduan di Instagram,Jual Sinte dan Obat Keras Pemuda di Belitung Dibekuk Polisi

Baca juga: Stok Vaksin Meningitis Menipis, Kemenag Bangka Belitung Sebut Penyediaan Kewenangan KKP

Menurutnya,  bantuan beasiswa tersebut bakal tetap diberikan dengan nama bantuan pendidikan yang disalurkan Kesra Setda Pemprov Bangka Belitung.

"Jadi judulnya itu bantuan pendidikan untuk masyarakat, tetap kesra tupoksinya, kami juga sudah menyampaikan ke perguruan tinggi, dan forum pengelolan beasiswa. Sudah disampaikan supaya mahasiswa menyiapkan proposal sebagai syaratnya, kota berusaha untuk goalnya, kita berusahan dahulu," tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan dana beasiswa bernilai Rp 9 miliar bakal tetap diberikan ke 768 mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan disejumlah perguruan tinggi.

"Jangan sampai Desember, kita ingin berusaha cepat untuk bisa dicairkan sebelum Desember. Tetapi nanti bantuan tidak bisa ke rekening pengelola bantuan, tetapi langsung ke rekening mahasiswa karena diminta buat proposal lengkap dengan datanya," kata Marsidi.

Kepala Biro Kesejahteran Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Saimi, mengatakan, mereka membutuhkan waktu satu bulan, untuk dapat menyelesaikan aturan berupa draff peraturan gubernur, berkaitan beasiswa mahasiswa berprestasi.

"Jadi kami sesuai dengan hasil rakor ke ditjen itu kami biro kesra paling lama tiga hari akan menyelesaikan draff pergub dengan OPD terkait. Nanti bicara pencairan, tetapi ini aturan setelah aturan selesai digodok oleh beberapa OPD, lalu finalisasi dari ditjen bina pembangunan daerah di Jakarta, evaluasi jangan sampai keliru," ungkap Saimi.

Baca juga: Isi Kekosongan, Pemkot Pangkalpinang Akhirnya Lelang Tiga Posisi Jabatan Kepala Dinas

Baca juga: Kakak dan Adik Ditangkap Saat Asyik Konsumsi Narkoba di Kamar, Polisi Temukan Tiga Paket Sabu

Saimi, menegaskan menyelesaikan aturan beasiswa ini tidak mudah, pihaknya tidak ingin terjadi kesalahan dalam menyelesaikan persoalan beasiswa untuk ratusan mahasiswa ini.

"Target kita paling lambat satu bulan, biro hukum menjadi leading sectornya. Tetapi masih sisa empat bulan kita usahakan semakin cepat semakin bagus. Ini harus detail kita bantu orang, tetapi jangan sampai timbul masalah," jelas Saimi.

Ia menegaskan, aturan yang bakal dibuat berupa peraturan gubernur berkaitan dengan siswa berprestasi mendapatkan beasiswa.

"Pergub yang berprestasi, kalau tidak mampu sudah jelas pergubnya sudah ada untuk bansos tidak mampu. Tidak menjadi masalah, ini untuk pergub mahasiswa berprestasi," kata Saimi.

( Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved