Breaking News:

Berita Bangka Barat

63 Identitas Warga Bangka Barat Dicatut Parpol, 30 Orang Sudah Diklarifikasi Tahap Awal

Komisi Pemilihan Umum (KPU) KabupatenBangka Barat mencatat ada 63 identitas masyarakat di wilayahnya dicatut partai politik (parpol).

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Ketua KPU Bangka Barat Pardi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat mencatat ada 63 identitas masyarakat di wilayahnya dicatut partai politik ( parpol) menjadi anggotanya.

Ketua KPU Bangka Barat Pardi mengatakan ada 63 masyarakat yang terdata.

Dari data itu, sudah 30 identitas yang sudah diklarifikasi tahap awal.

"Dari data itu sudah ada 30 identitas masyarakat yang sudah kami klarifikasi ditahap pertama," kata Pardi, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: DPRD Bangka Belitung Ingatkan Pemprov untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

Baca juga: Dua Kurir Narkoba di Bangka Barat Dicokok Polisi Saat Cari Sabu yang Dilempar

Menurutnya, terkait pencatutan identitas masyarakat oleh Parpol itu. Sebenarnya itu bukan pencatutan tapi sebuah proses internal partai politik untuk mendaftarkan anggotanya.

"Pencatutan ini seolah-olah masyarakat tidak tahu. Tetapi pada prinsipnya semua warga negara itu berhak untuk melakukan komplen kalau mereka bukan anggota parpol," ungkap Pardi.

Ditambahkannya, sampai saat ini, ada masyarakat yang melaporkan dan ada juga yang tidak melaporkan.

Dengan adanya laporan tersebut, pihaknya akan klarifikasi tahap kedua terkait jumlah identitas masyarakat yang sudah melaporkan pada Sabtu 1 Oktober 2022 mendatang.

"Masyarakat bisa melihat namanya dan mengisi data di laman https://infopemilu.kpu.go.id apakah terdaftar atau tidak di parpol," ungkapnya.

Baca juga: Marak Bahu Jalan dan Trotoar Beralih Jadi Lokasi Pedagang, Ini Tanggapan Dishub Kota Pangkalpinang

Sementara itu, Pardi menyampaikan setelah mengetahui identitas masyarakat terdaftar dalam partai politik segera melaporkan ke pihaknya. Agar dapat diklarifikasi dan akan dikeluarkan dari partai politik itu.

"Itu harus membuat pernyataan dan tanda tangan pernyataan beserta melampirkan KTP. Kemudian kami klarifikasi untuk prosesnya biar bisa dikeluarkan dari partai politik tersebut," ucapnya.

( Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved