Breaking News:

Berita Sungailiat

Sapi Kurban Masuk Top 10 Inovasi Pemprov Babel, Telah Dimanfaatkan 868 Pelaku UMKM di Bangka

Melalui inovasi Sapi Kurban, hingga saat ini sudah terserap pinjaman KUR oleh para pelaku usaha UMKM di Kabupaten Bangka sebesar Rp7,3 miliar.

Penulis: edwardi | Editor: Novita
Bangkapos.com/Edwardi
Kepala Dinas PMP2TSPKUKM Kabupaten Bangka, Elius Gani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Inovasi yang dibuat Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PMP2TSPKUKM) Kabupaten Bangka bernama Sapi Kurban atau Subsidi Usaha Perorangan/Mikro Melalui Kredit Usaha Rakyat Bunga Nol Persen, menjadi satu dari finalis Top 10 Inovasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2022.

"Alhamdulillah, inovasi Sapi Kurban atau Subsidi Usaha Perorangan/Mikro Melalui Kredit Usaha Rakyat Bunga Nol Persen yang dibuat Pemkab Bangka melalui Dinas PMP2TSPKUKM berhasil masuk finalis Top 10 Inovasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Kepala Dinas PMP2TSPKUKM Kabupaten Bangka, Elius Gani, di kantornya, Kamis (29/09/2022).

Melalui inovasi Sapi Kurban, hingga saat ini sudah terserap pinjaman KUR oleh para pelaku usaha UMKM di Kabupaten Bangka sebesar Rp7,3 miliar untuk 868 orang pelaku UMKM.

"Pemkab Bangka sudah menyiapkan anggaran program subsidi bunga 0 persen untuk pelaku UMKM. Pada tahun 2021 sebesar Rp400 juta, tahun 2022 Rp600 juta dan pada tahun 2023 nanti Rp1 miliar. Jadi anggaran untuk ini terus dinaikkan setiap tahun," jelasnya.

Dari hasil pantauan Dinas PMP2TSPKUKM Kabupaten Bangka di lapangan, tingkat pengembalian pinjaman KUR ini lancar dan tidak ada kredit macet.

"Pihak Bank Sumsel Babel selaku mitra, memang diberikan sebagai executing dan channeling untuk menilai para pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman ini sebanyak 868 pelaku UMKM, Alhamdulillah omzet usahanya semakin bertambah dan banyak pelaku UMKM yang naik kelas dari skala mikro menjadi usaha kecil," beber Elius Gani.

Dia menuturkan, latar belakang dibuatnya inovasi Sapi Kurban ini karena pada masa pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat di Kabupaten Bangka mengalami kontraksi dan pertumbuhan negatif, sehingga sektor UMKM juga mengalami dampak. Banyak pelaku UMKM yang omzet usahanya menurun, bahkan banyak yang hampir tutup usahanya.

"Dari data BPS Kabupaten Bangka saat. itu dari 10 pelaku UMKM, sebanyak 7 pelaku UMKM membutuhkan bantuan modal agar tidak tutup. Dan kedua, ada juga program relaksasi pinjaman atau penundaan pembayaran pinjaman dari pihak perbankan," sebutnya.

Berangkat dari persoalan itu, Pemkab Bangka membuat kebijakan pinjaman mikro bagi pelaku UMKM yang memanfaatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga pinjaman 6 persen dari aturan pemerintah pusat.

"Dengan adanya inovasi Sapi Kurban ini, maka bunga KUR 6 persen itu ditanggung pemerintah daerah Kabupaten Bangka, dengan memberikan bantuan subsidi bunga 0 persen bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Bangka. Jadi pelaku UMKM yang meminjam sampai maksimal Rp25 juta, cukup membayar pinjaman pokoknya saja, bunganya disubsidi Pemkab Bangka," jelas Elius Gani.

Dalam menjalankan program ini, Pemkab Bangka bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel, pelaku UMKM, media massa, yang membantu publikasi dan perguruan tinggi yang nanti melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program ini.

"Jadi kita menerapkan sistem pentahelix dalam pembangunan di Kabupaten Bangka ini," tegasnya. ( Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved