Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Bangka Tengah Zero Kasus Covid-19, Status PPKM Level 1 Masih Diterapkan    

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini berada pada status Level 1.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Dok
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, drg M Annas Ma'ruf 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini berada pada status Level 1.

Meski demikian, diketahui bahwa per hari ini tidak ada kasus Covid-19 di daerah ini alias zero kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, drg M Annas Ma'ruf, dari data per hari kemarin, Kamis (29/9/2022) ada satu Kasus Covid-19 yang sembuh.

"Dengan begitu, untuk saat ini Kasus Covid-19 nol atau tidak ada," kata Annas kepada Bangkapos.com, Jumat (30/9/2022).

Walaupun saat ini Kasus Covid-19 sedang melandai, Annas mengimbau masyarakat agar jangan lengah. Pasalnya, Covid-19 masih ada di sekitar kita dan jangan sampai kecolongan.

Untuk itu, dirinya pun berpesan agar masyarakat melakukan vaksinasi, baik vaksin dosis 1, 2 maupun vaksin booster atau dosis 3.

"Pelayanan vaksinasi di Puskesmas-Puskemas masih ada, termasuk di RSUD dan juga dibantu oleh unit Dokkes dari Polres Bangka Tengah," jelasnya.

Annas menyebutkan, meski belum mencapai 100 persen, saat ini capaian vaksinasi di Bangka Tengah sudah menunjukan angka yang bagus.

Misalnya vaksinasi dosis 1 dimana sudah ada sebanyak 128.383 orang atau 83,76 persen. Kemudian untuk dosis 2 ada sebanyak 109.768 orang atau 71,61 persen.

Sementara untuk dosis 3 atau vaksin booster terbilang masih cukup sedikit, yakni baru 46.981 orang atau atau 30,65 persen.

"Untuk yang dosis 4 baru untuk tenaga kesehatan dan saat ini ada 392 orang atau baru 0,003 persen," jelasnya.

Menurut Annas, setiap harinya selalu ada masyarakat yang divaksin meski jumlahnya tidak sebanyak dulu.

Di samping itu, dirinya meminta kepada masyarakat jika merasa ada gejala Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman).

"Isoman masih tetap diberlakukan, tapi kalau memang gejalanya berat, silahkan berobat ke RSUD," katanya. ( Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved